iklan zonasultra

Penjual Ikan hingga Pelajar Diduga Terlibat Aksi Pembakaran Kendaraan Polisi di Buton

Penjual Ikan hingga Pelajar Diduga Terlibat Aksi Pembakaran Kendaraan Polisi di Buton
PELAKU - Kepolisian Resor (Polres) Buton, mengamankan 7 terduga pelaku penganiayaan terhadap polisi dan pengrusakan kendaraan dinas polisi yang terjadi di Desa Lawele Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton, pada Minggu (21/10/2018) malam. (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Kepolisian Resor (Polres) Buton, mengamankan 7 terduga pelaku penganiayaan terhadap polisi dan pengrusakan kendaraan dinas polisi yang terjadi di Desa Lawele Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton, pada Minggu (21/10/2018) dinihari.

Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) AKBP Harry Goldenhardt mengatakan tujuh pelaku yang diamankan yakni Sl (32), AS (27), Rm (28), As (17), SE (21), Mn (24), dan Nu (20).

“Para pemuda itu dari berbagai latar belakang dari penjual ikan sampai mahasiswa. Semua beralamat di Desa Lawele Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton,” ujar Harry dalam keterangan persnya kepada wartawan melalui pesan Whatsapp

iklan zonasultra

Secara rinci tindakan para terduga pelaku tersebut yaitu Sl yang diketahui warga dari Dusun Wabou, Desa Lawele, melempar Mobil Patroli sebanyak 10 Kali. Selanjutnya pelaku AS dari Dusun Kalende, Desa Lawele, melempar anggota polisi dan mobil dinas polisi sekitar 8 kali.

Lalu ada Rm dari Desa Lawele, melempar mobil patroli dan motor patroli sebanyak 5 kali. As dari Desa Lawele melempar anggota polisi sebanyak 2 Kali dan mendorong mobil lalu lintas.

Berita Terkait : Paksakan Joget di Pesta Adat, 10 Unit Kendaraan Polisi di Buton Dibakar

SW dari Desa Lawele, melempar mobil dinas polisi dan anggota polisi sebanyak 15 kali. Mn dan Nu yanh juga melakukan pelemparan hingga berulang kali.

Kapolda Sultra Brigjen Polisi Iriyanto lanjut Harry, berada di lokasi kejadian dan saat ini sedang menggelar pertemuan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan seluruh tokoh yang ada di wilayah Buton. Mereka berkumpul dalam rangka koordinasi agar kekacauan tidak semakin melebar. Kapolda menginstruksikan agar masyarakat tetap tenang dan tetap menjaga kenyamanan dan keamanan wilayah.

Sebelumnya, sejumlah kendaraan dinas polisi dibakar oleh massa di Desa Lawele pada Minggu (21/10/2018) dini hari tadi. Kejadiannya saat acara pesta adat tahunan masyarakat setempat.

Kekacauan terjadi karena massa mabuk. Diketahui mereka berada dalam pengaruh minuman beralkohol. Selain itu amarah warga karena keinginan untuk melaksanakan acara Joget dalam acara adat yang dihadiri sekitar 3 ribu orang itu tidak dibolehkan oleh kepolisian setempat. (B)

 


Reporter: Muhamad Taslim Dalma
Editor Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib