iklan zonasultra

Penyebab Hujan Lebat di Sultra Hingga Potensinya Tiga Hari Kedepan

Penyebab Hujan Lebat di Sultra Hingga Potensinya Tiga Hari Kedepan
BMKG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan beberapa faktor penyebab hujan lebat di sejumlah wilayah Bumi Anoa sehingga terjadi bencana banjir dan longsor. (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan beberapa faktor penyebab hujan lebat di sejumlah wilayah Bumi Anoa sehingga terjadi bencana banjir dan longsor.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faisal mengungkapkan, dari pantuan citra satelit dan radar cuaca saat ini, hujan dengan intensitas ringan sampai sedang serta durasi waktu yang lama terjadi di sejumlah kabupaten di Sultra bagian utara mulai dari Konawe Selatan (Konsel), Bombana, Kendari, Konawe Kepulauan (Konkep) , Kolaka Timur (Koltim), Kolaka, Konawe Utara (Konut), Kolaka Utara (Kolut), dan bagian utara Buton Utara (Butur) dan Muna.

(Baca Juga : Banjir Kembali Terjang Konut, 50 Rumah Tenggelam, Satu Hanyut)

iklan zonasultra

Untuk penyebabnya, pertama, karena masih lembabnya massa udara di lapisan rendah sekitar 70 hingga 90 persen terkonsentrasi di Sultra bagian utara.

Kedua, terdapat belokan angin dan konvergensi di sekitar bagian utara Sultra, sehingga berakibat adanya pertemuan dan perlambatan massa udara yang berakibat pada potensi pertumbuhan awan hujan cukup besar di wilayah tersebut.

Ketiga, indeks labilitas sedang sampai kuat juga terkonsentrasi di bagian utara tenggara Sulawesi ini sehingga peluang terjadinya awan konvektif cukup besar di wilayah tersebut.

Keempat, adanya anomali suhu muka laut di Perairan Manuai Kendari, sehingga terdapat penambahan masa uap air ke wilayah Sultra bagian timur seperti Konut, Konawe, Kendari dan Konkep.

(Baca Juga : Sungai Konaweeha Meluap, Puluhan Rumah di Konawe Terendam Banjir)

“Dari hasil prakiraan persepuluh harian, pada akhir juni mendatang berkurang hujannya seluruh wilayah sultra, karena musim kemarau masuk pada bulan Juli, akan tetapi perlu diwaspadai untuk tiga hari kedepan potensi hujan sedang sampai lebat masih diprakiran terjadi khususnya sultra bagian utara,” ungkap Faisal kepada zonasultra melalui sambungan WhatsApp Mesengger, Minggu (9/6/2019) malam.

Akibat intensitas hujan yang lebat dengan durasi waktu yang lama, sejumlah kabupaten di Sultra mengalami bencana banjir dan tanah longsor seperti di Konut, Konawe, Koltim dan Konsel serta wilayah perbatasan Sultra dan Sulawesi Tengah (Sulteng). (a)

 


Reporter: Ilham Surahmin
Editor : Kiki
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib