iklan zonasultra

Peringati Hari Bumi, Mahasiswa FISIP Tanam Mangrove di Pesisir Tondongeu

Peringati Hari Bumi, Mahasiswa FISIP Tanam Mangrove di Pesisir Tondongeu
TANAM POHON - Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) melakukan penanaman Mangrove di wilayah pesisir Tondongeu, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Sabtu (20/4/2019). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi Internasional yang jatuh setiap tanggal 22 April. (Sri Rahayu/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) melakukan penanaman Mangrove di wilayah pesisir Tondongeu, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Sabtu (20/4/2019).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi Internasional yang jatuh setiap tanggal 22 April.

Ketua Panitia Kegiatan, Zakiah rizki rahmadhani, mengungkapkan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP UHO, terhadap kepedulain lingkungan, salah satunya dengan melakukan penanaman mangrove pada pesisir.

iklan zonasultra

“Dalam rangka memperingati hari bumi internasional ini, kami melakukan penanaman sekitar 100 bibit mangrove,” kata mahasiswa yang kerap disapa Sasa, ditemui diblokasi penanaman, Sabtu (20/4/2019).

Baca Juga : BEM FISIP UHO berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Abeli

Kata dia, Hutan Mangrove sendiri merupakan tempat tinggal yang cocok bagi banyak hewan seperti biawak, kura-kura, monyet, burung, ular, dan lain sebagainya. Beberapa jenis hewan laut seperti ikan, udang, kepiting dan siput juga banyak tinggal didaerah ini.

Akar tongkat pohon mangrove memberi zat makanan dan menjadi daerah nursery bagi hewan ikan dan invertebrata yang hidup di sekitarnya. Ikan dan udang yang ditangkap di laut dan di daerah terumbu karang sebelum dewasa memerlukan perlindungan dari predator dan suplai nutrisi yang cukup di daerah mangrove ini. Berbagai jenis hewan darat berlindung atau singgah bertengger dan mencari makan di habitat mangrove.

“Inilah mengapa mangrove itu penting. Disini juga kan kita liat mangrovenya masih agak kurang. Makanya kita pilih disini,” kata Sasa.

Salah satu peserta penanaman Mangrove, Fauqi mengaku sangat mengapresiasi kegiatan dari BEM FISIP UHO yang mau berinisiatif menggelar kegiatan positif sebagai bentuk peduli terhadap lingkungan.

“Harapan kami kalau sudah ditanami seperti ini yah jangan sampai dirusak. Ayo kita jaga bersama bumi kita ini,” kata Fauqi.

Untuk diketahui, kegiatan penanaman mangrove ini dikuti oleh kurang lebih 30 mahasiswa FISIP. (b)

 


Kontributor : Sri Rahayu
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib