Tampilan Desktop



Peringati World Oral Health Day, 1.000 Siswa SD di Kendari Ikut Sikat Gigi Massal
106 Dibaca

Peringati World Oral Health Day, 1.000 Siswa SD di Kendari Ikut Sikat Gigi Massal

SIKAT GIGI – 1.000 Siswa SDN 04 dan 09 Mandonga Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti kegiatan sikat gigi massal dan pemeriksaan gigi yang diselenggarakan oleh PDGI bekerjasama dengan Pepsodent dan Maxima untuk memperingati Worlds Oral Health Day 2017 di SDN 04 dan 09 Mandonga, Senin (20/3/2017). (Sitti Nurmalasari/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 1.000 anak dari SDN 04 Mandonga dan 09 Mandonga Kendari memperingati hari kesehatan gigi dan mulut se dunia atau World Oral Health Day (WHOD) 2017 dengan mengikuti kegiatan sikat gigi massal dan pemeriksaan gigi, Senin (20/3/2017). Kegiatan ini diinisiasi Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) cabang Kendari bekerjasama dengan Pepsodent dan Maxima.

Ketua Panitia drg. Nita Yunita Halip mengatakan selain penyelenggaraan sikat gigi massal dan pemeriksaan gigi yang diikuti oleh murid dua SD tersebut, juga dilakukan penyuluhan kepada guru mengenai pembiasaan baik merawat gigi dan mulut.

Nita mengatakan sekolah ini dipilih karena memenuhi jumlah target sebanyak 1.000 siswa untuk kegiatan sikat gigi massal dan 200 siswa untuk pemeriksaan gigi. Kegiatan ini keempat kalinya diadakan oleh PDGI cabang Kendari.

“Anak usia sekolah dasar harus ditanamkan kebiasaan sejak dini untuk merawat dan membersihkan gigi dengan baik dan benar,” jelasnya saat diwawancarai.

Lebih lanjut ia menuturkan kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara berkelanjutan setiap tahun. Tetapi untuk kebiasaan baik membersihkan gigi dapat dilakukan setiap waktu dalam sehari. Selain itu, anak-anak ini bisa mengajarkan kepada orangtua dan lingkungan sekitarnya.

world_oral1Sementara itu, Ketua PDGI cabang Kendari drg. Gunawan Wibisono mengatakan demi mencapai tujuan program PDGI pada 2027 Indonesia bebas karies khususnya Kota Kendari. Kegiatan seperti ini dimaksudkan untuk meminimalkan terjadinya kerusakan pada stuktur jaringan gigi anak usia sekolah dasar.

“Sebelum semakin dewasa, anak sudah ditanamkan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut serta perawatannya,” jelas dia.

Kedepannya, dengan terus melakukan kebiasaan baik dalam merawat gigi dan mulut, Kota Kendari bisa menjadi daerah yang bebas karies. PDGI juga melakukan kegiatan di posyandu, usaha kegiatan gigi sekolah (UKGS) serta penyuluhan dan sikat gigi massal dua kali dalam setahun.

“Dengan jumlah dokter gigi sebanyak 126 orang yang dimiliki cabang Kendari saat ini, kami akan mengusahakan untuk mencapai target tersebut,” tukasnya. (B)

 

Reporter : Sitti Nurmalasari
Editor:  Jumriati

Tagged with:
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com