iklan zonasultra

Pertumbuhan Awan Kuat, Sultra Berpotensi Hujan Lebat

ilustrasi bmkg, mtq, hujan, cuaca
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan dalam waktu satu hingga dua hari ke depan, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) secara umum berpotensi dilanda hujan lebat.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faisal mengatakan, pantauan citra radar cuaca dan satelit cuaca untuk wilayah Sultra pada umumnya pertumbuhan awan hujan terjadi pada siang dan sore.

Pertumbuhan awan tersebut diakibatkan oleh peningkatan konveksi skala lokal atau indeks labilitasnya sedang sampai kuat, hal ini pun mengakibatkan penguapan yang terjadi cukup masif sehingga terasa terik pada pagi hingga menjelang siang.

iklan zonasultra

Belum lagi ditambah dengan kelembaban yang masih tinggi pada lapisan permukaan sampai 700 mb berkisar 80 hingga 90 persen.

(Baca Juga : BMKG: Wilayah Selatan Sultra Berpotensi Hujan Diserta Kilat dan Angin Kencang)

Daerah atau wilayah yang masih berpotensi terjadi hujan sedang sampai lebat terkadang disertai guntur dan angin kencang yang disebabkan peningkatan konveksi skala lokal tersebut yakni Konawe Selatan (Konsel), Konawe, Kolaka, Kolaka Timur (Koltim), Kolaka Utara (Kolut), Konawe Utara (Konut), Bombana, Konawe kepulauan (Konkep) dan Kendari.

Sedangkan untuk wilayah Sultra bagian selatan seperti Buton Selatan (Busel), Buton, Buton Tengah (Buteng), Wakatobi, Buton Utara (Butur), Muna dan Muna Barat (Mubar) berpotensi pertumbuhan awan hujan yang terjadi pada malam hingga dini hari.

Hal tersebut diakibatkan oleh suhu muka laut di perairan Sultra cukup hangat, ditambah dengan kelembaban yang tinggi pada lapisan permukaan sampai 700 mb berkisar 80 hingga 90 persen sehingga berpotensi hujan sedang sampai lebat kadang disertai guntur dan angin kencang satu hingga dua hari ke depan.

Olehnya BMKG Sultra pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati akibat peningkatan curah hujan dan potensi konveksi skala lokal di daerah tersebut. Yang bisa berdampak pada bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, banjir bandang, longsor, guntur, puting beliung dan angin kemcang.

“BMKG terus memantau perkembangan cuaca terbaru 1 X24 jam dan menyampaikannya kepada masyarakat, informasi cuaca lebih lanjut bisa menghubungi kami di nomor 08114005929,” ungkap Faisal melalui sambungan pesan WhatsApp, Sabtu (1/1/2020). (a)

 


Reporter: Ilham Surahmin
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib