Peserta UTBK 14.249, UHO Andalkan 1.055 Unit Komputer

Peserta UTBK 14.249, UHO Andalkan 1.055 Unit Komputer
PESERTA UTBK - Peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 di Universitas Halu Oleo (UHO). (Sri Rahayu/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 di Universitas Halu Oleo (UHO) tercatat mencapai 14.249, dari total 18.480 kapasitas yang disiapkan. Artinya, pemenuhan kuota yang disiapkan hanya mencapai 77.10 persen.

Ketua Panitia UTBK UHO, La Hamimu mengatakan dalam ujian itu, UHO menyiapkan 1.055 unit komputer dan 35 ruangan. Hari pertama UTBK yang berlangsung pada hari ini, Sabtu (13/4/2019), tercatat ada 1220 orang yang mengikuti tes UTBK. Jumlah tersebut terbagi atas dua sesi, masing-masing sesi berjumlah 610 orang.

(Baca Juga : 1.088 Peserta Ikuti UTBK 2019 di USN Kolaka)

Setiap ruangan UTBK diawasi 1 sampai 2 orang pengawas. Sesi pertama pukul 07.30 – 11.45 Wita, sedangkan sesi kedua pukul 12.30 – 16.45 Wita. Lokasi pelaksanaannya yakni di kampus baru UHO dan di Kampus UHO Program Pascasarjana (PPs), kampus lama.

“Sarana prasarana (sapras) yang disiapkan UHO dalam menghadapi UTBK ini, sudah mencapai 100 persen. Tentunya, mengacu kepada zona yang sudah ditetapkan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (13/4/2019).

UTBK mempunyai dua gelombang tes, gelombang pertama pada 13 April – 4 Mei 2019, dan gelombang kedua pada 11 Mei -26 Mei 2019, yang jadwalnya dilakukan setiap Sabtu dan Minggu saja.

(Baca Juga : Kuota Bidikmisi UHO 2019 Naik Dua Kali Lipat)

“UTBK gelombang pertama 10 kali tes. Sedangkan gelombang kedua juga 10 kali tes. Sehingga, total keseluruhannya berjumlah 20 kali tes,” ucapnya.

Saat La Hamimu melakukan pemantauan tes gelombang pertama, dipastikan tidak ada kendala yang berarti, dan tes berjalan lancar.

Untuk diketahui, dari jumlah pendaftar 14.249 orang, terdapat 8.184 yang kelompok sains dan teknologi (saintek) dan 6.065 yang kelompok sosial dan humaniora (soshum). Dari jumlah tersebut 6.513 yang memilih jalur reguler, sedangkan 7.736 yang memilih jalur bidik misi. (B)

 


Kontirbutor : Sri rahayu
Editor : Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib