iklan zonasultra

Peta Kekuatan Parpol di Sultra Berebut Kursi DPR RI Versi LSS

Peta Kekuatan Parpol di Sultra Berebut Kursi DPR RI Versi LSS

ZONASULTRA.COM,KENDARI – Ada 73 nama calon legislatif (caleg) daerah pemilihan Sulawesi Tenggara (Sultra) yang akan berebut enam kursi di DPR RI. Beberapa lembaga survei mulai melakukan pemetaan kekuatan partai politik untuk mengamankan kursi di Senayan. Salah satunya adalah Lembaga Survei Sultra (LSS).

Menurut data LSS, peluang partai politik di Sultra mendapat dua kursi sangat minim. Pasalnya, enam partai yang berada di jajaran teratas, persentasi keterpilihannya jaraknya tidak terlampau jauh. Partai Golkar menduduki tingkat keterpilihan tertinggi dengan persentasi 11.9 persen. Di bawahnya menyusul Partai Nasdem 10.7 persen, Gerindra 9.9 persen, PDI-P 9.5 persen, PPP 8.7 persen, dan Demokrat 8.5 persen.

Sementara untuk PAN yang sebelumnya selalu berada di posisi terdepan merosot dengan persentasi keterpilihan sebanyak 3.5 persen. Berada di bawah PKS 5.6 persen dan PBB yang menurut survey LSS tingkat keterpilihannya mencapai 3.9 persen. Jika merujuk pada hasil survei tersebut, artinya tidak ada satu pun partai yang akan mendapat dua kursi di DPR RI. Urutan persentasi pertama hingga ke-enam masing masing kebagian jatah satu kursi.

iklan zonasultra

Kendati demikian, Kordinator LSS Muhamad Basri Matta mengatakan, data ini kemungkinan besar masih bisa berubah. Pasalnya, proses pemilu baru saja memasuki tahapan kampanye. Dalam masa kampanye, masih banyak yang bisa terjadi di tengah masyarakat.

Ada dua partai yang mencuri perhatian LSS sendiri yakni Nasdem dan PAN. Nasdem persentasi keterpilihannya berada di posisi kedua, sementara PAN merosot ke urutan Sembilan. Basri Matta mengatakan, salah satu faktor yang membuat elektabilitas Nasdem meningkat karena banyaknya figur politik yang bergabung ke partai besutan Surya Paloh itu. Sementara PAN, merosot karena sebaliknya, banyak kadernya yang hengkang dan memilih bergabung ke partai lain.

“Kalau kita melihat secara tensi, masyarakat Sultra itu masih melihat secara person. Jadi tidak terlalu melihat partainya. Jadi itu yang kita lihat setelah kita melakukan pengolahan data dari hasil survei kita kemarin,” ucap Basri Matta di Kendari, Minggu (30/9/2018).

Selain elektabilitas atau tingkat keterpilihan parpol, LSS juga menganalisis faktor masyarakat Sultra memilih calon di DPR RI. Dari survey ini, alasan utama masyarakat Sultra memilih Caleg DPR RI Sultra, yang terbesar yaitu mampu mengatasi masalah ekonomi, dgn persentase sebesar 56.82 persen, orangnya jujur dengan persentase sebesar 12.27 persen, dan yang masih belum menjawab sebesar 4.55 persen.

Sedangkan klasifikasi pemimpin yang disukai oleh masyarakat Sultra yang terbesar yaitu kepribadiannya harus merakyat persentase sebesar 54.77 persen, dan setelahnya jujur dengan persentase sebesar 29.55 persen. Yang belum menjawab sebesar 1.14 persen.

Diketahui, survei yang dilakukan LSS melibatkan kurang lebih 70 orang yang disebar di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Metode pengambilan sampel pada kegiatan ini adalah Multistage Random Sampling (MRS) Teknik pengambilan sampel ini dapat menghasilkan sampel yang representatif dari populasi yang kompleks dan heterogen. Responden dalam riset September 2018 melibatkan 800 responden yang tersebar di 17 kabupaten/kota se-Sultra dengan margin error 1.5 sampai 3.5 persen. (A)

Begini komposisi calon legislatif DPR RI dapil Sultra:

PKB (1)
1. Bele Abeto Zaidin, S E
2. Anwar Zani, SP
3. Nasripa
4. Muh. Parawansa
5. Jaelani, S.IP., M.Si
6. Rosmin

Gerindra (2)
1. Haerul Saleh, S.H
2. Drs. H. Imran, M.Si
3. Astutin, S.Kep
4. Bahtra
5. H. Muhammad Adios, S.Sos
6. Nurhaja, S.H

PDIP (3)
1. Ir. Hugua
2. Muhammad Oheo Sinapoy
3. Hj. Nirna Lachmuddin, S.Pd
4. Ir. Fajar Bos Salmon Lase
5. Maria Magdalena Blegur
6. TM. Erwin Usman, S.H

Golkar (4)
1 Ir. Ridwan Bae
2. Amin Ngabalin
3. Yuliana, S.E
4. Abdul Rahman Farisi, S.E
5. Farid Bakri, S.Psi
6. Leni Andriani, B.bus., M.com

Nasdem (5)
1. Malkan Amin
2. Tina Nur Alam
3. Drs. A.R Allorante
4. Drs. H. Mudhar
5. Boby Alimudin, S.E
6. Ratu Sadjar

Garuda (6)
1. Ir. Muhammad Arif
2. Samsia, S.E

Berkarya (7)
Tanpa Calon

PKS (8)
1. Laode Muhammad Rahmat Zaadi
2. H. La Pili, S.Pd
3. Hj. Syamsuriati
4. Yaudu Salam Ajo, S.Pi
5. Hj. Nesty Zuniart, S.I.K
6. Ade Setiawan, S.H., M.EC.DEV

Perindo (9)
1. Jaffray Bittikaka
2. Juslan Tayef, BE., S.Si
3. Hanna Marina Nasution
4. Enos Barry Pangarian
5. Fandi, S.IP
6. Risda Novianty Syamsul, S.MB

PPP (10)
1. Ir. H LM. Sjafei Kahar, M.Si
2. Drs. Habil Marati
3. Astuti, S.Psi
4. Kasra Jaru Munara
5. Firda Nur Indasari

PSI (11)
1. Silverius Oscar Unggul, S.P
2. Ir. Andrias Hans, S.Th
3. Saniati Poka
4. La Djadi Siharis
5. Ucillia Ayuni Mussakir
6. Nasaruddin Sahaba, S.E

PAN (12)
1. Fachry Pahlevi Konggoasa, S.E
2. Arbab Paproeka, S.H
3. Wa Ode Nur Zainab, S.H
4. AL Qadri Arief, S.H
5. Jaorana Amiruddin, S.P
6. Prof. Dr. H. Djaali

Hanura (13)
1. Rudi Juniawab
2. Muhannad Fadel Christopol
3. Listyorini, S.E

Demokrat (14)
1. Drs. H. Umar Arsal
2. Rusda Mahmud
3. Ir. Lusia Rosa Parabak
4. Wa Ode Zainab Z. T.
5. Sulmin Tenggo
6. Ichwan Ruslan

PBB (19)
1. Dr. Yurisman Star, S.E M.SI
2. Moch Saleh Lasata
3. Muliati Saiman

 


Reporter: Lukman Budianto
Editor : Kiki
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib