Podsi Sultra Maksimalkan Pembinaan Atlet Muda

Abdurrahman Shaleh
Abdurrahman Shaleh

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan memaksimalkan pembinaan atlet muda di daerah ini.

Abdurrahman Shaleh
Abdurrahman Shaleh

Ketua Pengprov Podsi Sultra, Abdurrahman Shaleh mengatakan, pada PON XX di Papua 2020 mendatang hampir 80 persen atlet peraih medali emas sudah tidak bisa lagi bertanding karena usianya sudah lewat.

Untuk itu pembinaan atlet muda terangnya, harus semakin ditingkatkan. Atlet dari Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) dan Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) menjadi harapan buat Podsi Sultra untuk menghasilkan atlet dayung handal.

“Marjuki hingga Wa Ode Fitri Rahmanjani sudah tidak bisa lagi memperkuat Sultra di PON 2020 karena usianya telah lewat 26 tahun. Jadi menjadi tugas pelatih untuk segera melakukan regenerasi,”jelasnya di ruang kerjanya, Sabtu (30/9/2017).

Tetapi ketua DPRD Sultra ini menerangkan, masih ada beberapa atlet yang menyumbangkan medali emas pada PON XIX lalu yang usianya masih bisa bertanding di PON 2020. Nama seperti Julianti, Ambarani hingga Dayumin masih bisa menjadi andalan.

Hanya saja lanjutnya, Sultra tidak bisa mengumpulkan harapan untuk mendulang medali di PON XX. Ketiganya membutuhkan pendamping yang sepadan untuk meraih lebih banyak medali.

“Saya contohkan Julianti dan Ambarani bisa saja berpasangan di nomor 2 min putri. Tetapi untuk nomor 4 min putri mereka membutuhkan dua atlet lagi yang memiliki kemampuan sama dengan mereka berdua,”ujarnya. (B)

 

Reporter : M Rasman Saputra
Editor : Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here