Honda

Polisi Kembali Amankan 11 Terduga Pelaku Tawuran Maut di Puuwatu

Polisi Kembali Amankan 11 Terduga Pelaku Tawuran Maut di Puuwatu
PELAKU TAWURAN - Tim Buru Sergap (Buser) 77 Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kendari bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Mandonga berhasil mengamankan sebanyak 11 orang terduga pelaku tawuran di Puuwatu, Minggu (7/7/2019) malam.(Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Tim Buru Sergap (Buser) 77 Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kendari bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Mandonga berhasil mengamankan sebanyak 11 orang terduga pelaku tawuran di Puuwatu, Minggu (7/7/2019) malam.

Kapolres Kendari AKBP Jemi Junaidi mengatakan, kesebelas orang ini diamankan di wilayah Puuwatu. Setelah ditangkap, mereka lalu digelandang ke Mapolsek Mandonga untuk dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan terkait peran masing-masing.

“3 orang dari kelompok yang 5 orang itu yang mendatangi lebih dulu. 8 orang ini dari kelompok 10 diduga melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Namun, kami akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui perannya masing-masing,” terang AKBP Jemi Junaidi, kepada awak Zonasultra, Minggu (7/7/2019).

iklan zonasultra

Berita Terkait : Tawuran Pemuda di Puuwatu, Tiga Orang Diamankan

Pasca tertangkapnya terduga pelaku tersebut, Jemi mengimbau kepada
keluarga korban dan masyarakat di sekitar TKP agar mempercayakan kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini, dan tetap menjaga kondusifitas.

“Kasus ini murni kriminalitas, pemicunya karena pengaruh minuman keras (miras), bukan karena hal-hal lain. Tokoh masyarakat dan perwakilan keluarga korban juga tadi saat dimediasi bersepakat kasus ini diserahkan ke polisi,” tukas Jemi.

Sebelumnya, perkelahian antar kelompok alias tawuran terjadi di depan Kantor POS, Jalan Prof. Mohammad Yamin, Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (7/7/2019) sekitar pukul 00.30 Wita. Akibatnya seorang pemuda tewas dan dua orang lainnya luka parah.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kendari AKBP Jemi Junaidi mengungkapkan, peristiwa berdarah itu diawali seorang pemuda hendak membeli rokok di salah satu warung. Namun tiba-tiba di tengah jalan dia ditahan oleh sekelompok pemuda berjumlah 10 orang yang sedang berpesta minuman keras (Miras).

Berita Terkait : Tawuran antar Pemuda di Kendari, Satu Orang Tewas

Pemuda ini pun pulang ke rumah lalu memberitahkan kejadian yang dialaminya itu kepada teman-temannya, di mana saat itu mereka juga sedang berpesta miras. Seketika itu mereka langsung mendatangi kelompok yang dimaksud dengan membawa senjata tajam dan terjadilah pertemuan keduanya.

“Awalnya masalah ini clear, kedua kelompok sudah saling memaafkan di antara mereka. Tetapi salah seorang dari kelompok yang berjumlah 10 orang itu menyerang lebih dulu, terjadilah perkelahian sehingga satu orang meninggal dunia dari yang kelompok 5 orang ini. Dua orang dari kelompok 10 orang terkena luka tusuk,” urai Jemi Junaidi, Minggu (7/7/2019).

Tak lama setelah peristiwa berdarah itu, polisi langsung mengamankan 3 orang dari kedua belah pihak. (a)

 


Kontributor : Fadli Aksar
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib