iklan zonasultra

Polres Bombana Siaga Satu Amankan Pleno KPU Terbuka

Polres Bombana Siaga Satu Amankan Pleno KPU Terbuka
POLRES BOMBANA - Kepolisian resor (Polres) Bombana menggelar simulasi pengamanan pleno rekapitulasi terbuka pemilu tahun 2019 di salah satu hotel di Rumbia, Selasa (30/4/2019). (MUHAMMAD JAMIL/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, RUMBIA – Kepolisian Resor (Polres) Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan keamanan proses rapat pleno terbuka rekapitulasi pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat kabupaten.

Rapat pleno itu dijadwalkan mulai pada Rabu (1/5/2019) dan akan dijaga ketat 120 personel polisi bersama TNI. Dan tetap mendapat pengawasan dari pihak Bawaslu Bombana.

Kapolres Bombana, AKBP Andi Adnan Syafruddin menegaskan, pihaknya telah berkomitmen untuk menjaga ketat seluruh tahapan pleno, mulai dari awal hingga akhir dengan durasi waktu 1×24 jam. Kata dia, bentuk penjagaan akan difokuskan dari dalam ruangan, luar ruangan, hingga sepanjang jalan menuju areal tempat pelaksanaan rekapitulasi terbuka.

iklan zonasultra

“Kami mengerahkan 120 personel untuk siaga mengamankan pleno teebuka KPU Bombana. Semua anggota sudah dilatih bagaimana menjaga situasi, kesehatan dan solidaritas internal dalam pengamanan hingga pleno berakhir,” kata Adnan dalam apel simulasi pengamanan pleno di salah satu hotel di Rumbia, Selasa (30/4/2019).

Baca Juga : Sosok Kartini Polres Bombana Siaga Amankan Pleno Pemilu 2019

Adnan berharap, seluruh peserta pemilu mampu mentaati seluruh aturan dalam mengikuti pleno. Mulai dari kelengkapan atribut saat memasuki wilayah pleno, hingga ketertiban pada proses rekapitulasi berjalan sampai akhir pelaksanannya

” Apapun keputusan yang ada dalam pleno, semua bisa menempuhnya sesuai mekanisme dan tetap mengacu pada landasan konstitusional. Jika memang tidak setuju dengan hasil dan bahkan membuat pleno gaduh, maka situasi ini harus dicwgat para petugas pengamanan,” tegasnya.

Andi Adnan meminta kepada seluruh peserta agar tidak mencoba mengelabui petugas dengan membawa senjata tajam, dan bahkan menggerakkan massa untuk melakukan perlawanan atas ketidak puasan dari hasil pleno.

” Intinya dengan penjagaan ketat itu, kami pastikan pleno terbuka pada pemilu 2019 di Bombana bisa berjalan sesuai harapan kita bersama,” ujarnya.

Ketua KPU Bombana Aminuddin juga hadir dalam apel siaga pengamanan itu. Ia meminta sinergitas yang baik dari seluruh stakeholder demi kelancaran pelaksanaan pleno terbuka.

Aminuddin menekankan sistem pengamanan yang terpola sesuai harapan KPU. Pertama, polisi mampu mengenali peserta pleno melalui identitasnya berupa ID Card yang telah di sediakan KPU.

Meski telah menyiapkan petugas yang menyeleksi peserta, Aminuddin tetap meminta ketelitian dari pihak pengamanan agar bisa membedakan mana peserta pemilu, saksi yang telah diberi mandat dan masyarakat umum.

“Tanda-tanda peserta pleno adalah nampak pada ID Card yang telah kami bagikan. Bantu kami menuntaskan pleno ini dengan efektif dan efisien,” ujarnya. (b)

 


Kontributor : Muhammad Jamil
Editor : Kiki
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib