Poltekkes Kendari Gelar Kuliah Tamu, Hadirkan Kapusdik SDM Kemenkes

Poltekkes Kendari Gelar Kuliah Tamu, Hadirkan Kapusdik SDM Kemenkes
KULIAH TAMU - Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kendari menggelar kuliah tamu tentang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Kuliah tamu ini dihadiri langsung Kepala Pusat Pendidikan (Kapusdik) Sumber Daya Manusia Kemenkes, Sugiyanto, Sabtu (8/12/2018). (M1/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kendari menggelar kuliah tamu tentang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Kuliah tamu ini dihadiri langsung Kepala Pusat Pendidikan (Kapusdik) Sumber Daya Manusia Kemenkes, Sugiyanto, Sabtu (8/12/2018).

Kegiatan ini merupakan rutinitas Kapusdik SDM Kemenkes dengan menyambangi 38 Poltekkes di Indonesia membahas soal peningkatan pendidikan kesehatan di Tanah Air.

Sugiyanto berharap, Poltekkes Kendari juga memiliki kualitas SDM yang sama dengan Poltekkes lainnya di Indonesia.

“Saya inginkan dari Aceh sampai Papua penjaminan mutu di perguruan tinggi harus berjalan dengan baik, mulai dari seleksi masuknya dan prosesnya harus dijaga dengan baik,” kata Sugiyanto.

Sugiyanto yang menjadi narasumber dalam kuliah tamu ini mengatakan, dosen Poltekkes memang diharuskan punya keterampilan untuk mengajari masyarakat pesisir mengelola produk makanan, gizi yang baik, dan juga memberikan pemahaman mengenai risiko ketika menyelam terlalu dalam.

Direktur Poltekkes Kendari Askrening mengatakan, kuliah umum ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan di lingkup kampus itu, baik bagi dosen, staf, maupun mahasiswa.

“Kami harap kedatangan Kepala PPSDM Kesehatan ini dapat memberikan warna baru bagi seluruh SDM kami. Sehingga kami terus berinovasi dalam pengembangan pendidikan di Poltekkes,” katanya.

Askrening mengungkapkan, tantangan bagi perguruan tinggi, khususnya jurusan kesehatan adalah bagaimana perguruan tinggi tersebut bisa mempertanggungjawabkan keilmuan mahasiswanya. Sebab itu akan mempengaruhi kualitas kampus pada 5 atau 10 tahun ke depan.

Ia menambahkan, kualitas pendidikan itu dimulai dari input, proses, dan output yang dihasilkan kampus tersebut. Namun, yang terpenting terletak pada prosesnya, yaitu bagaimana sistem pembelajaran mahasiswa selama kuliah. (B)

 


Penulis: M1
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib