iklan zonasultra

iklan zonasultra

Posting Bahasa Jorok di FB, Remaja Asal Konut Jadi Incaran Warga Lasolo

Posting Bahasa Jorok di FB, Remaja Asal Konut Jadi Incaran Warga Lasolo
BERKATA JOROK - Pengguna akun facebook (Fb) bernama Vito Muljabar menjadi incaran warga Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra). (Istimewa)

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Pengguna akun facebook (Fb) bernama Vito Muljabar menjadi incaran warga Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pasalnya, remaja yang diketahui berasal Desa Padaleu, Kecamatan Lembo ini mengunggah kata-kata jorok tentang kelamin wanita wilayah Lasolo melalui akun Facebooknya.

Status yang diposting 2 jam lalu itu, mencantumkan bahasa yang tak sepantasnya dikeluarkan sehingga, mendapat hujatan pedas dari ratusan orang netizen yang rata-rata masyarakat Kecamatan Lasolo.

Komentar berang para netizen terhadap Vito Muljabar dilontarkan karena merasa telah dilecehkan, apalagi menyinggung kaum hawa di wilayah itu.

Dalam unggahanya yang mendapt 200 like, 430 komentar dan 70 kali di bagikan, dia (Vito) menuliskan kata-kata tak kasar kepada perempuan.

“Segera mi dicari dan diserahkan di polisi supaya dia tau hukum yg berlaku. Semua orang Lasolo tidak akan terima. Apa yg diucapkan ini anak,”tulis Rayhan Natan di kolom komentar, Jumat (22/6/2018).

“Bagus itu kalau diinjak-injak dulu baru ditangani penegak hukum,” tulis Muhammad Abraham Sawali dalam komentarnya di Facebook.

Sementara itu, Vito Muljabar yang berhasil di komfirmasi mengatakan, mengakui jika itu akun fb miliknya. Namun, dirinya membantah telah menulis bahasa kotor dan memposting ke media sosial (medsos).

“Saya minta maaf kasian, bukan saya yang tulis itu. Saya tidak tau yang tulis siapa. Saya tau saja itu dari temanku yang sampaikan bahwa ada postingan ku di fb dua jam lalu, pas saya beli paket data saya buka fb ku saya liatmi itu postingan, langsung saya hapus,”ucapnya saat di konfmasi melalui via telefon.

Remaja putus sekolah ini menambahkan, saat hendak mengganti sandi akun fb miliknya terdapat nomor telepon lain tercantum di handphone miliknya sehingga, dia menduga akun fb miliknya telah dibajak seseorang.

(Baca Juga : Diduga Hina Pancasila di Facebook, Warga Pasarwajo Diamankan Polisi)

“Saya tinggal di Desa Padaleu, Kecamatan Lembo, saya berhenti sejak kelas lll SMP. Saya lagi cari kendaraan ini mau menghadap di kantor polisi mau klarifikasi, karena saya diinformasikan mau dipukul dan dilapor ke polisi. Sama sekali saya tidak tau soal itu postingan. Saya sudah berusaha minta maaf,”tukasnya.

Sementara itu, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Lasolo, Bripka Josra mengungkapkan, telah menerima informasi adanya penyebaran berita kurang menyenangkan melalui medsos dari salah satu akun Fb. Namun, sampai saat ini belum ada laporan masuk ke instansinya.

Dirinya menjelaskan, persoalan tersebut masuk dalam ranah Cyber Crime tentang tindak pidana UU ITE. Jika ingin diteruskan ke proses hukum, pihaknya menyarankan diteruskan ke pihak Polda atau Polres Konawe.

“Kami di Polsek belum ada tim Cyber Crime, itu ada pemeriksaan khususnya. Lebih jelasnya di pihak Polres atau Polda. Jadi, bisa di teruskan kesana. Kami bisa BAP jika ada laporan, tapi akan di teruskan lagi ke Polres karena ini rana Cyber Crime,”ujarnya. (B)

 


Reporter : Jefri Ipnu
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib