iklan zonasultra

Presdir PT Vale: Kami Serius Bangun Pabrik di Pomalaa

Pernyataan itu disampaikan Nico Kanter dalam dialog bersama pengurus HMI Cabang Kolaka yang dimediasi oleh komisi III DPRD Kabupaten Kolaka, di sekretariat DPRD Kolaka, Selesa (17/03/2015). Dia mengak

Pernyataan itu disampaikan Nico Kanter dalam dialog bersama pengurus HMI Cabang Kolaka yang dimediasi oleh komisi III DPRD Kabupaten Kolaka, di sekretariat DPRD Kolaka, Selesa (17/03/2015). Dia mengaku lambannya pembangunan pabrik itu  semata-mata karena pengurusan izin dari Pemerintah Indonesia yang sangat lama.

“Kita urus Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPKH) untuk kegiatan eksplorasi saja butuh waktu dua tahun. Sejak tahun 2012 kami ajukan, nanti tahun 2014 lalu baru diberikan oleh kementrian,” jelas Nico Kanter.

Selain masalah izin lanjutnya, penyebab lambatnya pembangunan pabrik di Pomalaa adalah soal listrik, yang menurutnyadi Kolaka sangat terbatas. Beda dengan Sorowako yang memiliki banyak aliran sungai sebagai sumber pembangkit listrik.

Untuk membangun pabrik kata Nico, pihaknya  harus bangun fasilitas listriknya yang diperlukan sebagai sumber energi alternatif. Salah satunya dengan mengandalkan teknologi hydrometalurgi yang dikenal dengan HPAL (high pressure aid leaching) yang tengah dikembangkan oleh perusahaan suplayer energi listrik asal jepang, PT Sumitomo Metal Mining Co.Ltd.

“Kami serius untuk proyek pembangunan pabrik ini dan saya pasti usahakan atas apa yang sudah saya janjikan. Negosiasi amandement kontrak karya dilakukan bulan april 2012 sampai oktober 2014 itu terjadi karena respon pemerintah sangat lambat,” tegasnya. (**Saban)

iklan halo sultra 2018

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib