Honda

Pria Kaya Raya Ini Jatuh Miskin Setelah Diceraikan Istri

Pria Kaya Raya Ini Jatuh Miskin Setelah Diceraikan Istri
KONFIRMASI - Jayadin La Ode (hitam) bersama Arsad (putih) saat konfirmasi di kantornya, di Kecamatan Wangsel, Selasa (17/9/2019). (Nova Ely Surya/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, WANGI-WANGI- Susah-susah bersama, miskin-miskin bersama, memulai segalanya dari nol hingga dalam perjalanannya menjadi orang kaya raya. Namun, kekayaan dari hasil jerih payah bersama itu tak lagi dapat dinikmati Haji Arsad (61) setelah diceraikan oleh istri tercintanya.

Arsad merupakan warga kelurahan Mandati II, Kecamatan Wangiwangi Selatan (Wangsel), Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang kini hanya bisa menumpang tinggal di rumah kerabatnya.

Menyandang status salah satu orang terkaya di daerah tempat tinggalnya kini tinggal kenangan. Saat ini ia hanya bisa meratapi hidupnya yang hanya memiliki pakaian di badan, alas kaki pun tak punya.

iklan zonasultra

Hal itu dialaminya semenjak ia diceraikan oleh sang istri berdasarkan surat cerai Nomor 0303/AC/2018/PA Bb tanggal 28 Agustus pada tahun 2018. Setelah adanya surat cerai itu, dia dikeluarkan dari rumah.

Meski demikian dia merasa bahwa dirinya berhak atas sejumlah harta yang menjadi hasil keringat berdua ketika belum diceraikan istrinya. Ia menyebutkan, sebanyak tiga unit kendaraan roda dua, satu unit mobil, tujuh unit rumah, uang Rp6 miliar di bank, emas ratusan gram, dan beberapa lahan tanah adalah aset yang dikumpulkan saat masih bersama istrinya.

Miliaran rupiah harta dikumpulkan berasal dari kerja keras bersama, yang saat itu hanya menjual pakaian bekas kecil-kecilan, hingga akhirnya memiliki banyak aset. Dia mengaku tidak tahu-menahu kalau dia diceraikan oleh istrinya.

“Tiba-tiba saya dikasi tahu anak saya, itu surat cerai dikasi ke anak saya di Kaledupa, saya yang di rumah ini tidak tahu kalau sudah ada surat cerai. Anak saya empat orang, tiga laki-laki dan satu orang perempuan yang saya besarkan dengan susah payah. Harapan saya dari buah hati saya, mereka bisa merawat di masa tua saya nanti. Tapi sayang, mereka juga ikut meninggalkan saya sendiri,” ujarnya berkaca-kaca menahan air mata di Kecamatan Wangsel, Selasa (17/9/2019).

Advokat yang ditunjuk mendampingi Arsad guna memperjuangkan haknya yang masuk dalam harta gono-gini adalah Jayadin La Ode. Adanya harta kepemilikan bersama antara Arsad dan mantan istrinya itu, setelah menerima bukti-bukti yang diperoleh dari pendamping hukum Arsad sebelumnya.

“Saya melihat ini dari sisi kemanusianya, H. Arsad ini layak dibantu untuk memperjuangkan hak-haknya, apalagi sekarang pada kondisinya dia tidak punya apa-apa. Kami juga menemani yang bersangkutan berkonsultasi dengan pihak pengadilan agama setempat. Untuk persiapan meregistrasi gugatan terkait harta gono-gini,” ujar Jayadin, saat ditemui di kantornya, di Kecamatan Wangsel, Selasa (17/9/2019).

Dari beberapa bukti yang diperoleh, sekitar tujuh unit rumah diketahui dari data Pajak Bumi Bangunan (PBB) masih milik bersama atas nama istrinya, dan harta kekayaan lainya yang belum dibagi, diperkirakan sekitar Rp12 miliar. (A)

 


Kontributor : Nova Ely Surya
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib