iklan zonasultra

Pria yang Tenggelam di Dermaga Smelter VDNI Ditemukan Meninggal

Pria yang Tenggelam di Dermaga Smelter VDNI Ditemukan Meninggal
EVAKUASI- Badan Nasional Pencarian Pertolongan Manusia (Basarnas) Kendari berhasil mengevakuasi pria bernama Syaiful berusia 40 tahun, Jumat (5/6/2020) sekitar pukul 16.15 WITA dalam kondisi meninggal dunia yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Dermaga Smelter PT VDNI, Morosi, Kabupaten Konawe. (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari berhasil mengevakuasi pria bernama Syaiful berusia 40 tahun, Jumat (5/6/2020) sekitar pukul 16.15 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam di Dermaga Smelter PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), Morosi, Kabupaten Konawe, Kamis (4/6/2020) kemarin.

Humas Basarnas Kendari Wahyudi mengatakan, jenazah korban ditemukan di permukaan air laut sekitar 0,20 nautical mile (NM), kemudian langsung dievakuasi ke darat menuju RS Bhayangkara Kendari.

Iklan Zonasultra

“Dengan ditemukannya korban tersebut, operasi Basarnas terhadap satu orang yang dilaporkan tenggelam itu dinyatakan selesai dan ditutup,” ungkap Wahyudi melalui siaran persnya.

Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian korban yakni Rescuer basarnas kendari , PT VDNI, Polsek Bondoala, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe dan aparat desa setempat.

Untuk diketahui, pagi tadi pukul 06.00 WITA tim Basarnas gabungan melanjutkan pencarian terhadap korban setelah kemarin hasil pencariannya nihil. Area pencarian hari ini dibagi menjadi 3 bagian yakni tim satu melakukan penyisiran dipermukaan sekitar perairan dermaga smelter dengan menggunakan rubber boat.

Kemudian tim dua melakukan penyelaman di sekitar tempat terakhir korban terlihat serta tim tiga melakukan penyisiran di wilayah pesisir kiri dan kanan dermaga.
Kendala yang ditemukan tim sebelum mendaptakan jenazah, yakni kondisi air keruh menyebabkan jarak pandang dibawah air hanya sekitar 20 hingga 30 cm, hujan dan arus bawah cukup kuat karena aktifitas kapal yang keluar masuk.

Kemudian, juga dilaporkan saat mengalami kecelakaan korban sedang melakukan perbaikan bagian bawah kapal tongkang milik perusahaan dengan menggunakan kompresor. Namun ketika melakukan penyelaman di bawah kapal dan sementara melakukan perbaikan, alat kompresor yang digunakan mengalami trouble sehingga selang ditarik oleh rekan korban dan korban tidak muncul di permukaan. (a)

 


Reporter: Ilham Surahmin
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib