iklan zonasultra

PSU Koltim, Kemenangan Prabowo Berpindah ke Jokowi

PSU Koltim, Kemenangan Prabowo Berpindah ke Jokowi
PSU - Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) II Desa Aere, Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk Presiden dan Wakil Presiden, dilaksanakan hari ini Kamis (25/4/2019). (Samrul/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, TIRAWUTA – Pemungutan suara ulang (PSU) presiden dan wakil presiden di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 2 Desa Aere, Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) dilaksanakan Kamis (25/4/2019). Hasilnya, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin unggul dengan perolehan 86 suara, sementara pasangan Prabowo-Sandiaga Uno hanya 67 suara.

Kemenangan Jokowi-Ma’ruf ini di luar dugaan. Sebab, pada pemilu 17 April 2019, kedua pasangan ini hanya meraup 33 suara di TPS ini, sedangkan Prabowo-Sandiaga Uno unggul dengan perolehan 147 suara.

Selisih pemilih yang mencoblos antara pemilu pertama dan PSU terbilang cukup banyak. Pada pemilu pertama, pemilih yang mencoblos 188 orang, dari 225 daftar wajib pilih ditambah daftar pemilih khusus. Dari jumlah ini, delapan suara dinyatakan tidak sah. Sedangkan pada PSU, pemilih yang mencoblos 153 orang dari 225 (selisih 27 orang).

Menurut Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 2 Desa Aere Hasna Ali, kebanyakan wajib pilih yang tidak mencoblos pada PSU pemilihan pilpres berasal dari kalangan milenial.

PSU Koltim, Kemenangan Prabowo Berpindah ke Jokowi

Baca Juga : Beredar Surat KPU Kolaka Timur Akan Laksanakan PSU di Lima TPS

“Umumnya mereka adalah mahasiswa dari Kota Kendari dan Kabupaten Kolaka. Sebagian pemilih yang tidak mencoblos dalam PSU disebabkan karena pulang kampung di Sulawesi Selatan (Sulsel),” katanya.

TPS 2 Desa Aere merupakan satu TPS yang direkomendasikan Bawaslu Koltim agar dilakukan PSU. Sebab, ada enam surat suara yang tidak ditandatangani oleh Ketua KPPS Desa Aere, khususnya surat suara presiden dan wakil presiden pada waktu pemilu sebelumnya. Diduga sebagai kelalaian dari Ketua KPPS Hermansyah. Atas kelalaiaan itu maka jabatan Hermansyah kemudian digantikan oleh Hasnah Ali.

Pantauan Zonasultra.com, tampak sejumlah aparat baik dari kepolisian maupun TNI terjun langsung memantau jalannya PSU di TPS 2 Aere. Bahkan sejumlah perwira tinggi turun menyaksikan prosesi PSU seperti Dirpolair Polda Sultra Kombes Pol Andy Anugrah, Kapolres Kolaka AKBP Bambang Satriawan, Dandim 1412 Kolaka Letkol Kav Amran Wahid.

Ikut pula memantau secara langsung Ketua KPU Koltim Suprihaty Pratiwy Nengtias bersama 4 komisionernya. Dari Bawaslu Koltim juga hadir yang diwakili Divisi Hukum, Penindakan dan Pelanggaran, Lagolonga, dua anggota Bawaslu Sultra, serta Kepala Kesbangpol Koltim Sahibo.

Hari ini juga surat suara hasil PSU di TPS 2 Aere langsung diplenokan di tingkat Panitia Pemungut Kecamatan (PPK). Usai pleno, dengan pengawalan ketat surat suara tersebut dibawa ke kantor KPU Koltim. (a)

 


Kontributor: Samrul
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib