iklan zonasultra

iklan zonasultra

Puluhan Rumah Warga di Konawe Terendam Banjir

Puluhan Rumah Warga di Konawe Terendam Banjir
BANJIR KONAWE - Hujan yang terjadi terus menerus mengakibatkan puluhan rumah terendam banjir. Seperti yang terjadi di Desa Sonai, Kecamatan Puriala, air setinggi mata kaki mulai memasuki rumah warga dan kantor sekretariat panwascam. (Dedi Finafiskar/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, UNAAHA – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) selama sepekan terakhir ini mengakibatkan puluhan rumah warga di Desa Analahumbuti, Kecamatan Anggotoa terendam banjir.

Selain curah hujan yang tinggi, banjir tersebut juga terjadi akibat meluapnya air di Lahumbuti. Kondisi ini membuat warga panik karena air terus meluap mengingat hujan masih terus berlangsung.

Kepala Desa Analahumbuti Sukwan mengatakan, banjir yang melanda kampungnya karena meluapnya anak-anak sungai yang menghubungkan Sungai Lahumbuti. Dan ini terjadi saat insensitas hujan terjadi terus menerus.

“Kita masih melakukan pendataan, tapi saat ini rumah warga yang terendam ada sekitar puluhan atau sepuluh lebih. Kita sudah laporkan kepada pemerintah daerah agar warga yang rumahnya terendam diberikan bantuan,” terangnya, Kamis (28/6/2018)

Derita banjir juga dirasakan warga Desa Sonai, Kecamatan Puriala. Akibat hujan yang terus menerus mengakibatkan beberapa rumah terendam banjir, bahkan air sampai menutupi badan jalan. Rumah yang menjadi sekretariat Panwascam Puriala ikut terendam. Akibatnya aktivitas mereka sedikit terganggu.

Komisioner Panwascam Puriala Restu mengaku kaget saat air setinggi mata kaki perlahan memasuki kantor panwascam. Pihaknya bergegas mengamankan barang-barang penting yang berada di lokasi terendah, agar tidak terjangkau banjir yang terus masuk.

“Akibat hujan tidak berhenti-henti, kita kebanjiran sekitar sejam lalu. Airnya mulai masuk ke dalam sekret, tapi mudah-mudahan hujannya cepat reda dan air yang masuk ke dalam sekret cepat surut,” katanya. (B)

 


Reporter: Dedi Finafiskar
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib