iklan zonasultra

Punya Modal Empat Partai, Rusman Emba Yakin Dua Periode

LM Rusman Emba - Bachrun Labuta
LM Rusman Emba - Bachrun Labuta

ZONASULTRA.COM, KENDARI– Bupati Muna LM Rusman Emba (petahana) yang kembali maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna 2020 dengan menggandeng mantan birokrat Bachrun Labuta telah mengantongi dukungan empat partai politik (parpol).

Empat partai itu yakni, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) empat kursi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) empat kursi, Partai Golongan Karya (Golkar) empat kursi, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dua kursi.

Total kursi pasangan Rusman Emba – Bachrun Labuta sebanyak 14 kursi dari total 30 kursi di parlemen Muna. Rusman Emba mengatakan, dukungan empat partai ini bakal menjadi kekuatan utama, untuk melalukan komunikasi dan konsolidasi terhadap masyarakat.

Kata dia, empat partai ini masing-masing internalnya memiliki tingkat militansi yang solid serta kader partai yang begitu besar, sehingga hal itu membuat dirinya optimis mampu menggerakkan dan menarik pemilih dalam rangka memenangkan Pilkada Muna, 9 Desember 2020 nanti.

“Insyaallah hanya empat partai saja, dan partai yang mendukung ini adalah partai besar yang memiliki kekuatan besar. Makanya saya yakin bisa kembali memenangkan Pilkada Muna tahun ini,” kata Rusman saat ditemui di Kendari, Kamis (13/8/2020).

Disinggung terkait tensi politik di Muna yang memulai memanas, Rusman mengatakan masing-masing bakal calon memiliki kelebihan dan kelemahan, termaksud dirinya. Hanya saja, sebagai penyandang status petahana, ia tentu telah memahami eskalasi politik di daerah yang dipimpinnya itu.

Ia pun mengaku, telah menyiapkan strategi dan desain politik untuk menghadapi Pilkada Muna. Apalagi, ia didukung atas keberhasilannya menjabat sebagai Bupati Muna dalam empat tahun terakhir ini, baik dari sektor infrastruktur maupun peningkatan sumberdaya manusia yanh sudah dimaksimalkan.

“Saya meyakini dengan kerja-kerja yang telah saya lakukan selama empat tahun terakhir ini, tentu masyakarat Muna dapat menilai mana yang lebih perhatian, dan tidak,” ujarnya.

Ia juga turut mengapresiasi atas kepercayaan dan dukungan masyarakat yang telah diberikan kepadanya. Sebab hampir rata-rata lembaga survei, elektabilitasnya masih di atas calon lain.

“Hasil survei terkahir kita di atas 30 persen berbeda jauh dengan yang lain. Artinya masyarakat masih mendukung dan kepercayaan kepada saya hingga sampai ke titik ini. Tapi tentu yang namanya politik itu kapan pun dapat berubah, sehingga kita perlu memaksimalkan dalam bentuk konsolidasi dan komunikasi ke masyarakat,” tutur Rusman.

Untuk saat ini di Pilkada Muna sudah ada dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang telah memenuhi syarat pencalonan di KPU. Kedua pasangan balon itu adalah LM Rusman Emba – Bachrun Labuta dan pasangan LM Rajiun Tumada – La Pili.

Sementara pasangan Syarifuddin Udu – Hasid Pedansa baru mengantongi dukungan dari Partai Hanura lima kursi. Pasangan ini butuh satu kursi lagi untuk bisa mencalonkan diri sebagai calon bupati dan wakil bupati. Pasalnya, syarat pencalonan kepala daerah di Muna, partai politik atau gabungan partai politik harus memiliki 20 persen kursi atau enam kursi dari jumlah kursi di DPRD daerah itu.

Saat ini di Pilkada Muna, masih tersisa dua partai yang memiliki kursi di parlemen yang belum mengeluarkan rekomendasi yakni, Partai Gerindra tiga kursi dan Partai Amanat Nasional satu kursi. (b)

 


Kontributor: Ramadhan Hafid
Editor: Ilham Surahmin

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib