iklan zonasultra

Rahasia Desti Prajaningsih Bisa 3 Kali Lolos Tes CAT

Rahasia Desti Prajaningsih Bisa 3 Kali Lolos Tes CAT
LOLOS CAT - Desti Prajaningsih usai mengikuti tes CPNS di Gedung Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Kendari pada Kamis (1/11/2018) siang. (Muhamad Taslim Dalma/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Mata Desti berkaca-kaca dan sesekali meneteskan air mata saat mengetahui dirinya lolos Computer Assisted Test (CAT). Tak seperti peserta lain, ia keluar dengan wajah yang cerah dan senang.

Nama lengkapnya Desti Prajaningsih, ia menjadi salah satu dari dua peserta yang lolos passing grade ujian Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).

Tes itu digelar di Gedung Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Kendari pada Kamis (1/11/2018) siang. Dari 114 peserta hanya dua mencapai nilai standar, salah satunya adalah Desti.

iklan zonasultra

Desti yang merupakan alumni D3 Jurusan Keperawatan, tamat 2012. Terhitung sudah 4 kali dia melalui tes CAT, hanya satu kali tak memenuhi passing grade (nilai standar minimum). Desti pernah tes 3 kali di Kementrian Kesehatan dan lolos dua kali, sementara yang terakhir di CPNS lingkup Polda itu adalah yang pertama (perawat) dan langsung lolos CAT.

Ketika lolos CAT di Kementrian Kesehatan itu, Desti terganjal karena perengkingan secara nasional. Peserta dari dari daerah lain memiliki nilai yang lebih tinggi sehingga meskipun Desti lolos passing grade tapi kalah rangking.

Dalam tes CAT Polda, Desti berhasil meraih Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 110, Tes Intelegensia Umum (TIU) 100 dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 146. Sementara standar nilai minimal sesuai Peraturan Menpan RB nomor 37 tahun 2018 tentang ambang batas kelulusan CPNS tahun 2018, yakni TKW 75, TIU 80 dan TKP 143.

Desti mengaku soal-soal CAT sebenarnya tidak begitu sulit, hanya kendalah waktu yang terbatas. Olehnya diperlukan analisa dan proses bernalar yang cepat. Hal itu dapat dilakukan apabila sering mempelajari soal-soal meskipun tidak sering.

“Satu minggu sebelum ujian saya menyiapkan diri untuk tes itu sambil membagi waktu karena saya juga bekerja. Kalau bulan-bulan sebelumnya belajar juga tapi tidak sering seperti saat dekat tes,” ujar Desti yang merupakan warga Kelurahan Andonuhu Kendari, usai mengaikuti tes.

Menurut Desti, kunci untuk lolos dalam tes CAT adalah menghindari stress. Sebab akan sangat berpengaruh dengan konsentrasi saat mengerjakan soal-soal dengan waktu yang pendek. Desti mengaku, saat mengerjakan soal yang terlintas di pikirannya adalah kedua orang tuanya.

Desti sehari-hari bekerja sebagai tenaga medis di Karantina Kesehatan Pelabuhan Kelas II Kendari. Impiannya untuk menjadi abdi Negara berjuluk PNS masih harus melewati beberapa tes yakni pemetaan kesehatan, pemetaan jasmani, pemetaan psikologi, dan tes SKB (Seleksi Kompetensi Bidang). (A)

 


Reporter : Muhamad Taslim Dalma
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib