iklan zonasultra

Rapat Paripurna DPRD, Ini 13 Sasaran Utama RABPD Pemkab Bombana

Rapat Paripurna DPRD, Ini 13 Sasaran Utama RABPD Pemkab Bombana
RAPAT PARIPURNA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bombana menggelar Rapat Paripurna terkait penyampaian Pidato Bupati Bombana tentang Rancangan APBD (RAPBD) tahun anggaran 2019 di aula DPRD setempat, Senin (19/11/2018). (MUHAMMAD JAMIL/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, RUMBIA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bombana, Sulawesi Tenggara kini telah menerima rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2019 dari pemerintah daerah di aula rapat paripurna DPRD setempat, pada Senin (19/11/2018).

RAPBD yang disampaikan wakil Bupati Bombana Johan Salim, memuat 13 sasaran utama kinerja Pemkab Bombana tahun 2019. rancangan APBD tersebut ditandai dengan penyerahan naskah RAPBD oleh Johan Salim yang diterima oleh Ketua DPRD Bombana, Andi Firman.

Johan Salim mengatakan, terdapat tema rencana kerja pemerintah daerah(RKPD) tahun 2019 dengan slogan pemerataan pembangunan untuk pertumbuhan berkualitas. Target tersebut menjadi prioritas dengan tetap konsisten melalui tema dasar yakni peningkatan ekonomi yang didukung infrastruktur guna meningkatkan daya saing daerah melalui masyarakat sejahtera.

“Penyusunan RAPBD tahun 2019 ini sangat terfokus pada lima prioritas kerja yang telah disepakati dalam kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran ( KUA-PPA) Tahun 2019. Hasil kebijakan tersebut menjadi patokan terhadap pemuatan 13 sasaran utama kinerja Pemda Bombana,” kata Johan Salim di Kantor DPRD.

Johan menyebutkan lima prioritas berdasarkan hasil kesepakatan KUA-PPA 2019. Pertama, peningkatan kualitas infrastruktur. Kedua, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ketiga, pembangunan ekonomi. Keempat, revitalisasi Pemerintah daerah dan kelima, memantapkan pembangunan budaya masyarakat Bombana.

Adapun 13 sasaran utama kinerja Pemkab Bombana di tahun Anggaran 2019. Pertama, program gembira desa/kelurahan dan kecamatan dengan sasaran pengentasan kemiskinan (Taskin). Peningkatan pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kedua, mengedepankan program gembira yang terukur dan sistematis sebagai strategi peecepatan pembangunan melalui gembira Taskin, gembira sehat, gembira kerja, gembira terang, gembira sejahtera dan gembira cerdas.

Ketiga, memelihara dan meningkatkan infrastruktur jalan dan jembatan mengakses kawasan strategis dan kawasan produksi. Keempat, menjadikan ibukota Bombana sebagai kota terang dan bersinar, jalan yang tertata rapi, indah dan bersih dan sebagai kota hijau kelima, peningkatan kunjungan wisata dengan fokus utama pengembangan pulau Kondo dan sekitarnya, kawasan Tangkeno dan kawasan adat di desa Taubonto kecamatan Rarowatu.

Keenam, peningkatan akses air bersih pada masyarakat sebagai kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi seperti perbaikan kinerja pelayanan terhadap pengelolaan air bersih yang sudah ada dan menambah sumber -suber air bersih yang baru. Ketujuh, peningkayan produksi pertanian dan perikanan serta memperluas jaringan dan memudahkan akses pasar.

Kedelapan, membangun sentra pengelolaan hasil-hasil sumber daya alam. Kesembilan, mengembangkan kawasan ruang terbuka hijau (RTH) beraih dan rapi serta menjadi pusat wisata kuliner, interaksi dan keramaian watga kota. Kesepuluh, menyelesakkan pembangunan Masjid raya. Kesebelas, menjadikan layanan publik diseluruh perangkat daerah berada pada zona hijau, inovatif serta pendekatan layanan publik di zona Poleang dan Kabaena.

Kedua belas, melanjutkan program rencana aksi koordinasi supervisi dan pencegahan korupsi dan terakhir, membangun infrastruktur interkoneksitas antar pulau.

Ketua DPRD Bombana, Andi Firman menyampaikan RAPBD tahun 2019 tersebut telah benar-benar berpatokan pada hasil kesepakatan dalam KUA-PPA beberapa waktu lalu. Namun, 13 sasaran utama tersebut masih akan melewati beberapa tahapan pembahasan yang meliputi pandangan Fraksi dan pembahasan bersama instasi teknis Pemda Bombana.

“Penyampaian RAPBD ini akan benar-benar dikaji secara terukur dan sistematis oleh dewan bersama pemda hingga nantinya ditetapkan menjadi APBD tahun anggaran 2019,” tutupnya. (B)

 


Kontributor : Muhamad Jamil
Editor : Tahir Ose

1 KOMENTAR

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib