iklan zonasultra

Ratusan Hektare Sawah di Bombana Gagal Panen

Berpotensi Kekeringan, Ratusan Ribu Hektar Sawah di Sultra Belum Diasuransikan
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, RUMBIA– Ratusan hektare sawah yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami gagal panen. Musim kemarau dan minim irigasi menjadi penyebab utama kondisi tersebut.

Ironisnya, tiga wilayah meliputi kecamatan Lantary Jaya, Kecamatan Poleang Timur dan Poleang Utara menjadi titik utama gagal panen. Padahal tiga titik itu merupakan lumbung padi sawah terbesar di daerah itu hingga mampu surplus mencapai puluhan ton per tahun. Sedikitnya terdapat 378 hektare lahan sawah yang mengalami kekeringan berdasarkan hasil pendataan di dinas pertanian setempat.

Kepala Dinas Pertanian Bombana, Andi Nur Alam mengatakan bahwa gagal panen yang melanda kalangan petani sawah di daerah itu adalah dampak dari musim kemarau sejak beberapa bulan lalu.

iklan zonasultra

“Gagal panen akibat debit air yang sangat kecil dan bahkan sebagian ada yang kering. Data ini sudah kami laporkan ke pemerintah provinsi,” ungkap Andi Nur Alam di Rumbia, Rabu (30/10/2019)

Secara teknis, Kepala bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Bombana, Syukur menyebutkan, dari tiga wilayah tersebut, Kecamatan Lantary Jaya mengalami gagal panen terbesar dengan jumlah 175 hektare sawah. 168 hektar di Kecamatan Poleang Timur, dan 35 hektar lainnya terdapat di Kecamatan Poleang Utara.

“Jadi, sejak bulan september 2019 lalu mereka menanam dengan target panen sekitar 70 atau 80 hari, tapi hasilnya gagal karena kekeringan karena kebanyakan masih pakai sistem tadah hujan, khususnya di Lantary Jaya,” ujarnya.

Sebagai antisipasi kata Syukur, pihaknya secepatnya akan melakukan intervensi dengan mengusulkan bantuan sumur bor dan embung. Selanjutnya, dilakukan identifikasi di sekitaran sawah yang memiliki debit air yang cukup dan meminimalisir kekeringan.

Pihaknya pula telah menekankan ke kalangan petani di daerah itu untuk melirik tanaman hortikultura. “Jika memang debit airnya minim untuk mengairi sawah, kan petani kita bisa menanam jenis tanaman sela, berupa bawang merah, bawang putih, sayuran, kacang-kacangan dan lainnya,” pungkasnya. (A)

 


Kontributor : Muhammad Jamil
Editor: Muhamad Taslim Dalma
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib