iklan zonasultra

iklan zonasultra

Rem Blong, Mobil Pengangkut Pekerja Kakao Terguling

Rem Blong, Mobil Pengangkut Pekerja Kakao Terguling
PEKERJA KAKAO - Satu unit mobil pick-up jenis Hilux dengan nomor polisi DT 8534 CB yang dikemudikan Amiruddin (35) terbalik di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di desa Mataleuno, kecamatan Pakue Tengah, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) sekitar pukul 17.00, Jumat (29/6/2018) kemarin. (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM, LASUSUA – Satu unit mobil pick-up jenis Hilux dengan nomor polisi DT 8534 CB yang dikemudikan Amiruddin (35) terbalik di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di desa Mataleuno, kecamatan Pakue Tengah, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) sekitar pukul 17.00, Jumat (29/6/2018) kemarin.

Akibat insiden ini, 25 orang pekerja pembibitan kakao yang menumpang di mobil itu mengalami luka-luka pada bagian kepala. Lima diantaranya terluka parah.

Kasata Lantas Polres Kolut IPTU Asurah Majid menjelaskan, mobil tersebut mengangkut para pekerja dari desa Pakue, kecamatan Pakue Utara menuju selatan. Namun saat penurunan di desa Mataliuno, rem mobil tersebut tiba -tiba tidak berfungsi dan kemudian oleng di tikungan sehingga terguling.

“25 Orang pulang kerja di pembibitan kakao yang hendak pulang ke rumahnya,
dimuat pakai mobil pemuat barang. Begitu penurunan dengan kecepatan tinggi ternyata remnya blong akhirnya mobil itu terbalik,” kata Kasat Lantas, Sabtu (30/6/2018).

Sejumlah korban yang mengalami luka-luka akibat kejadian itu dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat. Sementara lima orang yang mengali luka serius langsung dilarikan ke Rumah Sakit di Lasusua.

“Korban itu dari desa Puurau, kecamatan Ngapa. Korban sudah banyak pulang kerumahnya, namun lima orang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit,” ujarnya.

Asurah menekankan agar masyarakat selalu patuh dengan aturan berlalulitas, menggunakan kendaraan sesuai dengan peruntukkannya. Utamanya, kendaraan pick-up tidak boleh mengangkut manusia.

Jauh sebelumnya, anggota Lantas Polres Kolut kerap melakukan patroli untuk menekan penggunaan kendaraan di luar peruntukannya. Menurut Asurah, selain penyebab kelalaian dan rem blonk, kecelakaan tersebut diakibatkan pengunaan mobil yang tidak sesuai peruntukannya serta muatannya melebihi daya angkut. (B)

 


Reporter: Rusman
Editor: Abdul Saban

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib