Remaja Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Pinggir Sungai Lampareng

Remaja Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Pinggir Sungai Lampareng
PENEMUAN MAYAT - Sosok perempuan tanpa identitas ditemukan tak bernyawa di pinggiran Sungai Lampareng Kelurahan Rahandouna Kecamatan Poasia Kota Kendari, Senin (5/12/216) pagi. (Lukman Budianto /ZONASULTRA.COM)
Remaja Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Pinggir Sungai Lampareng
PENEMUAN MAYAT – Sosok perempuan tanpa identitas ditemukan tak bernyawa di pinggiran Sungai Lampareng Kelurahan Rahandouna Kecamatan Poasia Kota Kendari, Senin (5/12/216) pagi. (Lukman Budianto /ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM,KENDARI –  Sosok  perempuan tanpa identitas ditemukan tak  bernyawa di pinggiran Sungai Lampareng Kelurahan Rahandouna Kecamatan Poasia Kota Kendari, Senin (5/12/216) pagi.

Mayat ini pertama kali ditemukan oleh warga Rahandouna Pangulu (65) saat pulang dari kebunnya.

Pangulu mengatakan, saat berjalan melintasi pinggiran sungai   anjingnya tiba-tiba saja menggonggong dan berlari ke arah sungai. Ia kemudian mengikuti hewan peliharaanya dan terkejut saat mendapati  mayat perempuan.

“Awalnya saya kira itu kambing, tapi saya liat selimut, jadi saya dekati.  Pas lebih dekat saya liatmi itu mayat ” ungkap Pangulu.

Pantauan awak Zonasultra, di sekitar lokasi  terdapat selimut berwarna oranye,  kepolisian tidak menemukan kartu identitas apapun.

mayat_perempuan1Sementara itu warga sekitar yang sempat melihat mayat tersebut mengatakan tidak mengenal mayat perempuan itu. Warga memperkirakan perempuan tanpa identitas itu sudah dua  hari  meninggal.

“Bukan warga sekitar sini . Kita nda pernah liat sebelumnya,” ungkap Ridwan (21) warga Rahandouna.

Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Poasia, Kompol Haerudin mengatakan mayat perempuan yang ditemukan dalam kondisi telanjang dan wajah berlumuran darah  diperkirakan berusia 13 tahun

“Ditemukan tadi pagi  mayatnya langsung   dibawa oleh pihak kepolisian ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum,” ujar Kompol Haeruddin.

Penyidik dari Polres Kendari  langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan menurunkan dua ekor anjing pelacak.  (B)

 

Reporter Lukman Budianto
Editor : Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here