iklan zonasultra

Rombongan Kunker Ali Mazi di Jerman Bertemu Dokter Berhijab Spesialis Jantung Asal Indonesia

Rombongan Kunker Ali Mazi di Jerman Bertemu Spesialis Jantung Berhijab Asal Indonesia
FOTO BERSAMA - Wali Kota Kendari, Sulkarnain saat bertemu dengan dokter spesialis jantung asal Indonesia bernama dr. Nafilah, Selasa (17/13/2019). (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Ada hal menarik yang menyita perhatian Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi beserta rombongan saat kunjungan kerja di Rumah Sakit NRW Bad Oenyhausen, Jerman. Rombongan bertemu dengan dokter spesialis jantung asal Indonesia bernama dr. Nafilah.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain yang ikut dalam kunker ini mengaku rombongan sangat antusias ketika bertemu langsung dengan spesialis jantung berdarah Indonesia itu. Apalagi dr. Nafilah satu-satunya dokter berbusana muslim di rumah sakit tersebut.

“Namanya dr. Nafilah sudah bertugas di Jerman sejak 10 tahun lalu,” kata Sulkarnain melalui pesan WhatsApp, Selasa (17/13/2019).

iklan zonasultra

Sulkarnain bersama rombongan juga sempat berbincang-bincang dengan dr. Nafilah perihal pekerjaannya sebagai dokter di Jerman.

Ia mengaku setelah menyelesaikan pendidikan S-1 Kedokteran di Indonesia, dirinya lalu terbang ke Jerman untuk mengambil pendidikan spesialis jantung.

“Ketika kami tanya kenapa Jerman beliau menjawab dengan senyum bahwa Jerman tempat ahli jantung di dunia,” kata Sulkarnain.

(Baca Juga : Ikut Kunker Gubernur ke Jerman, Sulkarnain Tunjukkan Dukungan Pembangunan RS Jantung)

Selain itu, dr. Nafilah juga menceritakan almarhum mantan Presiden BJ Habibie dan istrinya Ainun Habibie pernah berobat di rumah sakit tempatnya bekerja tersebut.

Kisah menarik yang juga dibagi dokter berusia 36 tanun itu yakni selama dirinya bertuga di Jerman, ia merupakan satu-satunya dokter berbusana muslim. Dan baru dua tahun terakhir memperoleh izin untuk menggunakan hijab.

Sulkarnain mengaku Ali Mazi sempat memberi tawaran khusus kepada Nafilah untuk mengelola RS Jantung yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan di Kota Kendari.

“Kembai beliau jawab dengan senyum mungkin saat ini belum, masih ingin menimba ilmu di Jerman, tetapi tidak menolak tawaran untuk ke Sultra. Katanya akan berdiskusi dulu dengan suami yang juga berprofesi sebagai dokter ahli anastesi,” ujar Sulkarnain.

Kunjungan kerja Gubernur Sultra beserta rombongan ke Jerman untuk mempelajari tentang sistem manajemen dan struktur organisasi rumah sakit, di mana penempatan sistem elektrik, bagaimana pengelolaan pembuangan limbah, dan pelayanan pasien-pasien darurat penyakit jantung. (b)

 


Kontributor: Sri Rahayu
Editor: Jumriati
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib