Rusda-Sjafei Berharap Pada Partai yang Belum Menentukan Sikap

mantan-bupati-buton-sjafei-kahar-diperiksa-penyidik-komisi-pemberantasan-korupsi-kpk-sebagai-saksi-untuk-gubernur-sulawesi-tenggara-sultra
Dikorek Penyidik : Mantan Bupati Buton Sjafei Kahar usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK Jalan Rasuna Said Kuningan Jakarta, Senin sore (26/9/2016) (Riski Arifiani/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Pasangan calon gubenur Rusda Mahmud-Sjafei Kahar terus melakukan komunikasi politik ke beberapa partai di tingkat pusat. Keduanya harus mampu mengumpulkan koalisi partai sampai mencukupi 9 kursi di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk tampil dalam Pemilihan Gubernur (Pilgb) 2018 mendatang.

mantan-bupati-buton-sjafei-kahar-diperiksa-penyidik-komisi-pemberantasan-korupsi-kpk-sebagai-saksi-untuk-gubernur-sulawesi-tenggara-sultra
Sjafei Kahar

Sjafei yang juga kader Golkar mengatakan, sebelum pendaftaran di KPU pada Januari 2018, maka masih ada peluang untuk mendapatkan dukungan partai.

Kata dia, saat ini komunikasi politik difokuskan pada partai-partai yang belum menentukan sikap dukungan seperti Demokrat (6 kursi di DPRD Sultra), Gerindra (4), Hanura (3), dan PPP (2).

“Mudah-mudahan awal November ini sudah ada kepastian partai pengusung. Kita berharap yang penting cukup untuk pencalonan. Pa Rusda saat ini masih di Jakarta dan saya baru balik kemarin dari sana,” tutur Sjafei di BauBau melalui telepon selulernya, Kamis (2/11/2017).

Setelah ada kepastian dari partai pengusung akan dijadwalkan deklarasi akbar. Kata Sjafei, Deklarasi bisa dilakukan di Kendari, Baubau, atapun daerah lainnya asalkan pintu pencalonan sudah jelas.

Mengenai harapan diusung Golkar sudah tidak begitu diharapkan lagi karena sudah jelas arahnya yakni ke Ali Mazi. Sjafei mengatakan sudah legowo dengan hal itu sebab masih ada partai-partai lain yang bisa didapat. (A)

 

Reporter : Muhamad Taslim Dalma
Editor : Abdul Saban

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here