iklan zonasultra

Salah Satu BUMDes di Butur Kelola Pabrik Pakan Unggas

Salah Satu BUMDes di Butur Kelola Pabrik Pakan Unggas
PABRIK PAKAN - Peresmian pabrik pengelolaan pakan ternak unggas di Desa Karya Bahkti, Rabu (29/1/2020). (Foto Istimewa)

ZONASULTRA.COM, BURANGA – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bakti Jaya di Desa Karya Bhakti Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) kini mengelola pabrik pakan ternak unggas. Kapasitas produksinya mencapai 200 kilogram per hari.

Pabrik ini merupakan bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Buton Utara tahun anggaran 2020. Untuk menjawab kebutuhan pakan ternak khususnya unggas, tentu harus didatangkan pabrik pengolahannya.

Bupati Butur, Abu Hasan menuturkan, penyerahan bantuan ini merupakan salah satu upaya pemda meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang bergerak di bidang peternakan.

iklan zonasultra

Hadirnya pabrik tersebut, lanjutnya, selain menjawab kebutuhan pakan ternak, juga bisa menjadi pendukung masuknya bantuan ternak unggas dari kementerian terkait.

“Kalau saya minta bantuan ternak, pasti pertanyaannya dirjen, adakah pakannya pak bupati?,” tutur Abu Hasan, dalam acara penyerahan bantuan dan peresmian pabrik pengelolaan pakan ternak unggas di Desa Karya Bahkti, Rabu (29/1/2020).

Ketua DPD PDI Perjuangan Sultra itu berharap, pabrik tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik. Sehingga upaya pemda dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rakyat, khususnya bidang peternakan, selangkah lebih maju.

“Dan saya minta dinas pertanian untuk mengkonsolidasi pabrik ini. Tidak boleh ada masalah, kalau ada masalah segera dilaporkan. Jangan sampai pabriknya mandek, masyarakat butuh pakan, pakannya tidak ada,” Abu Hasan mengingatkan.

Ketua BUMDes Bakti Jaya, Yohanes mengaku optimis hadirnya pabrik ini bisa menjawab kebutuhan pakan ternak unggas di desanya. Bahkan, tidak menutup kemungkinan, ke depan juga bisa melayani kebutuhan pakan di luar wilayah desanya.

Pabrik pakan ternak unggas ini berbahan dasar antara lain campuran ampas kelapa, kedele, jagung, termasuk dedak. Sekarung pakan berisi 50 kg, untuk kebutuhan 100 ekor unggas yang masih kecil, bisa bertahan sampai 20 hari.

Sebelum pabrik ini diresmikan, tenaga pengelolanya sudah lebih dulu mendapat pelatihan dari BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian). (b)

 


Kontributor: Irsan Rano
Editor: Jumriati
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib