iklan zonasultra

iklan zonasultra

SAR Berhasil Evakuasi Kapal Mati Mesin Tujuan Binongko

SAR Berhasil Evakuasi Kapal Mati Mesin Tujuan Binongko
EVAKUASI - Tim SAR Wakatobi melakukan evakuasi terhadap kapal KLM. Berhasil di wilayah perairan Sombano. (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM, WANGI-WANGI – Kapal penangkap ikan yang mengalami mati mesin di Perairan Sombano, Pulau Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil dievakusi.

Kepala Pos Search and Rescue (SAR) Kabupaten Wakatobi Zulkifli mengatakan, KLM Berhasil GT 05 mati mesin di Perairan Sombano, Kecamatan Kaledupa pada pukul 18.30 Wita dengan rute Baubau menuju Pulau Binongko dengan person on boat (POB) 4 orang.

Sekitar pukul 22.30 Wita, tim SAR Wakatobi bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

“Kami temukan mereka sekitar pukul 00.39 Wita dan langsung kami evakuasi ke pelabuhan perikanan di Desa Numana, Kecamatan Wangiwangi Selatan (Wangsel). Adapun kendala kami pada proses evakuasi itu adalah angin kencang dan ombak sekitar satu setengah sampai dua meter,” terang Zulkifli saat di temui di Pelabuhan Wanci, Kecamatan Wangiwangi, Kamis (21/6/2018).

Dikonfirmasi di kapalnya, kapten kapal La Ndesa (38) mengungkapkan jika kapal yang ia nahkodai itu mereka jemput di Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), dan akan menuju ke Pulau Binongko.

“Kapal ini baru kita beli, dan akan dipakai khusus untuk melaut. Dari sana kami menempuh perjalanan selama dua hari dua malam dengan kecepatan delapan koma sekian mil per jam,” ungkapnya.

La Ndesa menyebutkan, kejadian itu bermula ketika terjadi kerusakan pada bagian metal jalan mesin utama TS 31. Dan mesin cadangan jiang 300 mengalami kerusakan pada baling-baling.

“Kedua mesin rusak semua, kami melakukan perbaikan mesin itu selama hampir dua jam lebih. Kita terhempas sampai karang Kaledupa yang dekat rambu-rambu laut. Sampai akhirnya kami menelpon ke darat, ke keluarga yang ada di Kaledupa dan mereka yang menghubungi pihak SAR. Sebelumnya kami sempat dihantam ombak yang tingginya tiga sampai empat meter. Naik seperti lumba-lumba dan pecah di atas kapal,” ucapnya.

Informasi anak buah kapal (ABK) tersebut masing-masing adalah warga Desa Makoro, Kecamatan Binongko yaitu La Ndesa (38), La sumu (33), Muhamad (28), dan Hasani (65). (B)

 


Reporter: Nova Ely Surya
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib