iklan zonasultra

Satu Rumah yang Dihuni 8 KK di Baubau Ludes Terbakar

Satu Rumah yang Dihuni 8 KK di Baubau Ludes Terbakar
KEBAKARAN - Satu rumah permanen di Kelurahan Bataraguru, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), hangus terbakar, Rabu sore (21/10/2020). (Risno Mawalindi/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM,BAUBAU– Satu rumah permanen di Kelurahan Bataraguru, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), hangus terbakar, Rabu sore (21/10/2020). Si jago merah dengan cepat melahap rangka rumah yang terbuat dari kayu itu hingga perabot yang ada di dalamnya.

Kepala Dinas Pemadam Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Baubau Tamsir Tamim mengatakan, pihaknya datang dua menit setelah mendapat laporan dan kondisi kebakaran sudah parah. Beruntung saat itu angin tidak berhembus kencang.

“Jadi kejadiannya ini pukul 04.20 WITA. Kami melihat ada asap dari posko, setelah itu kami menerima telepon ada warga yang menyampaikan. Jadi dalam tempo dua menit sudah tiba di lokasi,” ujarnya saat diwawancarai usai pemadaman api.

Lokasi kebakaran merupakan padat pemukiman, apabila tidak cepat diantisipasi api akan merembet ke rumah penduduk yang lainya. Dalam proses pemadam timnya dipersulit akses masuk lokasi kebakaran.

Apalagi akses ke lokasi juga dipadati warga yang menyaksikan kejadian itu. Meski demikian, kata Tamsir lokasi rumah terbakar dekat dengan sungai sehingga mereka tidak kerepotan mendapatkan air untuk memadamkan api.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut. Namun ditaksir pemilik rumah merugi hingga ratusan juta rupiah.

“Dalam rumah ada delapan kepala keluarga yang tinggal. Kami tidak tahu berapa kerugian mereka, tapi itu tadi seisi rumah termaksud barang dagangan di pasar hangus terbakar,” urai Tamsir.

Pantauan zonasultra.com, karena kebakaran tersebut, dinding rumah milik La Imbu (73) harus dirubuhkan warga agar mudah memadamkan bara api yang berpotensi memicu kebakaran. Api berhasil dipadamkan setelah 30 menit atau sekitar pukul 17.00 WITA. (b)

 


Kontributor: Risno Mawalindi
Editor: Ilham Surahmin

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib