iklan zonasultra

Sebelum Meninggal Akibat Kecelakaan, Ilham Membaca Surat Al Fatihah

Sebelum Meninggal Akibat Kecelakaan, Ilham Membaca Surat Al Fatihah
KECELAKAAN - Ilham (baju orange) warga Kelurhan Andowia, Kabupaten Konut terbujur kaku dipangkuan ibunya. Ilham meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal, Jumat (16/3/2018) saat mobil yang ditumpanginya masuk jurang sekitar pukul 14.20 WITA di jalan penghubung antara Kabupaten Konut dan Konawe. Kejadian itu juga membuat 15 orang penumpang terluka.(Jefri/ZONASULTRA.COM).

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Sebelum meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal yang terjadi pada jumat (16/3/2018) di jalan penghubung antara Kabupaten Konawe Utara (Konut) dan Konawe, Ilham (8) rupanya telah memberikan bahasa isyarat kepada kedua orang tuahnya Usman Ambe dan Santi.

Usman bersama istrinya yang juga ikut menjadi korban dalam insiden itu menceritakan, saat hendak keluar dari kediamannya di Kelurahan Andowia, Kabupaten Konut, putranya itu sempat menghentikan langkahnya sejenak untuk membaca surat Al Fatihah sebanyak 3 kali sebelum keluar rumah.

(Berita Terkait : Mobil Masuk Jurang, Satu Warga Konut Tewas)

Kepada orang tuanya, pesan terakhir anak ketiga dari empat bersaudara ini mengharuskan mereka agar selalu membaca ayat suci Allah saat akan menempuh perjalanan jauh.

“Merasakan suasana yang berbeda, bapaknya sempat tanya sama almarhum kenapa dia (Ilham) baca Al Fatihah 3 kali. Kata Ilham, itu harus dilakukan karena mau perjalanan jauh,” ungkap Ros Tina, keluarga korban, mengutip percapakannya bersama Usman yang masih terbaring lemas sebelum peristiwa itu terjadi, Minggu (18/3/2018).

Usman orang tua Ilham merasa hal itu biasa saja dan merupakan wujud perubahan sikap putranya menjadi lebih baik. Namun tak disangka, doa yang dilantunkan bocah bertubuh mungil itu ternyata menjadi amanah, pesan sekaligus kenangan terakhir untuk kedua orang tuanya.

Kecelakaan tunggal pun terjadi. Mobil open pick up merek suzuki nomor polisi (nopol) DT 9534 AM yang ditumpangi Ilham bersama ayah dan ibunya serta 13 penumpang lainnya terperosok masuk ke jurang sedalam 12 meter di lintasan jalan menikung serta menurun antara wilayah Konut dan Konawe.

Musibah itu, membuat Ilham meninggal di tempat akibat mengalami patah kaki dan luka pada bagian dalam organ tubuhnya. Sementara ayah, ibu juga 13 orang lainnya mengalami luka-luka.

“Bapaknya dan mamanya masih sakit dan shock, apalagi anaknya meninggal,” kata Ros Tina.

Cita-cita Ilham untuk membahagiakan kedua orang tuanya kini kini sirnah, sang pencipta lebih dulu memanggilnya. Tak ada lagi senyum dan tingkah laku lucu untuk kedua orang tua dan saudaranya. Ilham telah di makamkan ditanah kelahirannya, Kelurahan Andowia, Usman dan Sinta selaku orang paling dekat berharap buah hatinya tenang di pangkuan sang ilahi.

“Setiap ditanya apa cita-citanya Ilham, dia bilang ingin membahagiakan kedua orang tuanya. Tapi mau diapa, takdir berkata lain. Allah lebih sayang kepada Ilham,” katanya. (A)

 


Reporter : Jefri Ipnu
Editor : Abdul Saban

1 KOMENTAR

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib