iklan zonasultra

Sekda Konsel Sesalkan Puluhan Siswa SMPN 12 yang Merokok

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemda Konsel, Sjarif Sajang
Sjarif Sajang

ZONASULTRA.COM, ANDOOLO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) Sjarif Sajang menyesalkan peristiwa terungkapnya puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 12 di daerah itu yang kedapatan menghisap rokok dari fitting lampu listrik beberapa pekan lalu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemda Konsel, Sjarif Sajang
Sjarif Sajang

Sjarif yang juga sedang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat mengaku prihatin atas peristiwa yang dilakukan oleh puluhan anak usia belia itu.

“Saya tentu sangat prihatin sekali ya, disamping sebagai orang tua, saya juga sebagai pejabat di daerah ini,” kata Sjarif, Kamis (23/11/2017).

iklan zonasultra

Terkait hal itu, dirinya bersama sekeretaris dinas Dikbud setempat sudah mendatangi SMPN 12 Konsel untuk mengecek sekolah itu dan memberikan arahan kepada siswa.

“Ketika saya dapat informasinya melalui media, besoknya saya langsung ke sana. Langsung cek pagi, saya pimpin apel di sana, kumpul semua guru dan anak-anak kita, lalu saya arahkan kehati-hatian kita,” ungkapnya.

Mantan Kadis Perhubungan kota Kendari ini menjelaskan, di negara kita ini, khususnya Konsel memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berlimpah. Sehingga, peristiwa yang terjadi di SMPN 12 itu dinilainya sebagai upaya untuk menghancurkan potensi tersebut secara sistematis

“Caranya adalah mulai generasi tingkatan SD, SMP, hingga SMA. Kedepanya, jika hal ini dibiarkan, 5 atau 10 tahun kedepan akan habis generasi terbaik kita,” katanya.

Berita Terkait : Puluhan Pelajar di Konsel Kedapatan Mengisap Rokok dari Fitting Lampu

Menurutnya, jika hal itu terjadi, maka potensi SDM dan SDA itu akan dikuasai oleh asing.

Untuk itu, dia menghimbau kepada orang tua siswa serta para guru untuk berhati-hati mengawasi anak didiknya.

“Saya sudah sampaikan, di sekolah tidak boleh bawa HP kamera. Jug meningkatkan pengawasan internal di sekolah agar para siswa jangan sampai membawa obat-obatan terlarang itu masuk kesekolah,” paparnya.

Sjarif juga mendukung pihak sekolah yang melibatkan pihak kepolisian dalam melakukan pembinaan maupun pengawasan kepada para siswa untuk meminimalisir kejadian serupa terulang kembali.

Seperti diberitakan sebelumnya di media ini, sebanyak 77 siswa SMPN 12 Konsel kedapatan mehisap rokok elektrik yang dirakit menggunakan fitting lampu dengan bahan baku cairan E-liquid dari pavor yang biasa digunakan pada rokok elektrik. Para siswa juga mengaku belajar melalui video tutorial yang ada di youtube. (C)

 

Reporter : Erik Ari Prabowo
Editor : Abdul Saban

Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib