iklan zonasultra

Sektor Perikanan Belum Maksimal Hingga Menyebabkan Kelangkaan Ikan di Baubau

Sektor Perikanan Belum Maksimal Hingga Menyebabkan Kelangkaan Ikan di Baubau
SOSIALISASI - Sekda Baubau, Roni Mucthar saat membukan sosialisasi peningkatan mutu perikanan dan kelautan, di salah satu caffe di Kota Baubau, Rabu (11/12/2019). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Karantina Ikan bersama DKP Kota Baubau. (Risno Mawandili/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM,BAUBAU– Pengelolaan sektor perikanan Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) belum dimaksimalkan. Akibat kondisi ini berdampak pada infasi yang terjadi beberapa bulan terakhir di kota Baubau.

Sekretaris kota (Sekot) Baubau, Roni Mucthar menyampaikan hal itu dalam acara sosialisasi peningkatan mutu perikanan dan kelautan, Rabu (11/12/2019). Kegiatan yang diselenggarakan di salah satu cafee di Kota Baubau ini, diselenggarakan Balai Karantina Ikan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Baubau.

“Untuk kepulauan Buton, kita punya laut yang luas, potensi laut yang baik, tetapi pada saat tertentu menjadi salah satu penyebab inflasi,” urai Roni saat membuka acara itu.

Menurut Roni, selama bulan September-November 2019 saja, kelangkaan beberapa jenis ikan macam Ikan kembung dan ikan bandeng, mampu menyebabkan inflasi. Meski begitu, ia enggan menyebutkan detail angka infalsi tersebut. Namun berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Baubau, kelompok bahan makanan mengalami kenaikan indeks sebesar 2,08 persen, di dalamnya termaksud disebabkan kelangkaan ikan.

(Baca Juga : Hindari Pengawet Ikan Berbahaya, BKIPM Baubau Sidak Pasar Wameo)

Kelangkaan ikan ini dibenarkan Kepala Bagian Ekonomi, Sekretariat Kota Baubau, Ali Hasan. Menurut Ali, penyebab kelangkaan beberapa jenis ikan itu karena faktor klasik, yakni cuaca yang tidak bersahabat.

“Pengaruhnya karena cuaca kurang bagus, lagi terang bulan juga,” ucapnya saat ditemui di kantornya.

Kelangkaan ikan, lanjut Ali, dapat diminimalisir jika stok tersedia dan memadai. Sehingga jika tangkapan nelayan kurang, lalu permintaan pasaran meningkat, pasar akan tetap stabil.

Sekot kota Baubau berharap agar nelayan di Kota Baubau membenahi cara menangkap ikan. Olehnya itu, Pemkot Baubau pada 2021 nanti, akan fokus menggenjot potensi perikanan. (b)

 


Kontributor : Risno Mawandili
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib