iklan zonasultra

Seorang Pria di Kolaka Ditemukan Tewas di Sungai

Seorang Pria di Kolaka Ditemukan Tewas di Sungai
JASAD PRIA - Seorang pria asal Kelurahan Sabilambo, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, ditemukan tewas di Sungai Sabilambo, Jumat (5/7/2019). Sesuai hasil identifikasi jasad yang ditemukan mengapung di sungai itu bernama Suyono (53). (Sitti Nurmalasari/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Seorang pria asal Kelurahan Sabilambo, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, ditemukan tewas di Sungai Sabilambo, Jumat (5/7/2019). Sesuai hasil identifikasi jasad yang ditemukan mengapung di sungai itu bernama Suyono (53).

Penata Urusan (Paur) Subbag Humas Polres Kolaka, Bripka Riswandi mengungkapkan, jasad pria tersebut ditemukan pertama kali oleh iparnya yang bernama Sumardin (44) saat sedang mencuci pakaian di pinggir sungai.

Kata Riswandi, ditengah aktivitasnya tersebut, Sumardin tiba-tiba melihat jasad yang sudah tersangkut di tiang jembatan kecil milik pengolah pasir. Melihat jasad mengapung, Sumardin kemudian mendekati jasad tersebut.

iklan zonasultra

Baca juga : Seorang Guru PAUD di Muna Bakar Diri hingga Tewas

Selanjutnya, ia meminta tolong kepada warga yang sedang mengolah pasir untuk membantu mengangkat jasad Suyono. Saat dievakuasi Suyono sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Ketika ditemukan ia hanya mengenakan baju dan tidak mengenakan celana,” kata Riswandi.

Ia menambahkan berdasarkan keterangan istri Suyono, Minarti (40) sebelum ditemukan tewas, suaminya itu berkunjung ke rumah kerabatnya bernama Ansar yang berada di seberang sungai.

Menurut Minarti, korban tidak memiliki riwayat penyakit apapun. Di tubuh korban juga tak ditemukan bekas tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan.

Untuk itu, sebut Riswandi, korban diduga atau dimungkinkan sebelum meninggal dunia dalam keadaan mabuk pengaruh miras dan sedang buang air di atas jembatan kecil kali merah itu.

” Jadi dia sempat pakit ke isteri mau ke rumah tetangga, setiap sore korban minum miras di lokasi itu,” pungkasnya. (B)

 


Kontributor : Sitti Nurmalasari
Editor: Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib