iklan zonasultra

Serahkan Jenazah Tanpa Protokol Covid-19, RSUD Bahteramas Dianggap Lalai

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra)
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra)

ZONASULTRA.COM, UNAAHA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas disebut lalai dalam menjalankan protokol kesehatan penanggulangan wabah Covid-19 setelah salah satu pasien meninggal dunia asal Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diserahkan ke keluarganya tanpa protokol kesehatan.

Ketua gugus tugas penanggulangan Covid-19 Konawe, Ferdinan Sapan menyebutkan pasien atas nama Darmin warga Keluarahan Arombu, Kecamatan Unaaha, awalnya dirawat di RS Bhayangkara, setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan pada pasien tersebut ditemukan gejala terpapar virus corona.

Setelah dinyatakan suspec, pasien tersebut lalu dirujuk ke RS Bahteramas untuk dilakukan penanganan medis lebih lanjut. Setelah beberapa jam berada di RS plat merah itu, pasien dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 03.00 wita dinihari, Selasa (15/9/2020).

“Pada saat itu memang hasil swabnya belum keluar. Kemudian pihak keluarga memaksakan untuk memulangkan jenazah tersebut, dan ironisnya pihak RSUD Bahteramas justru membiarkan jenazah ini dibawa tanpa protokol covid-19,” kata Ferdinan, Kamis (17/9/2020).

Pria yang juga menjabat sebagai Sekertaris Daerah (Sekda) Konawe ini menyebut, seharusnya pihak RSUD Bahteramas tidak membiarkan pihak keluarga membawa jenazah tanpa protokol kesehatan penanggulangan covid-19 meskipun pihak keluarga memaksakannya, sebab hasil rekam medis pasien telah mengarah ke Covid-19.

Disisi lain, pengakuannya, pihak RSUD Bahteramas juga tidak berkoordinasi dengan gugus tugas penanggulangan covid-19 Konawe tentang kondisi pasien.

“Harusnya mereka (RS Bahteramas) koordinasikan ke kami agar kita bisa lakukan antisipasi di rumah duka, dan akan lebih mudah melakukan tracking kontak. Tapi ini nanti setelah hasil swab keluar baru kita diberikan informasi,” ujarnya.

Ferdinan meminta agar pihak RSUD Bahteramas dan juga gugus tugas penanggulangan Covid-19 provinsi Sultra untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan Covid-19. Sebab kesalahan komunikasi ini telah mengakibatkan kerawanan adanya kluster baru di Konawe.

Sebelumnya salah satu warga Kelurahan Arombu, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Darmin diketahui meninggal dunia di RSUD Bahteramas, setelah dilakukan pemeriksaan swab.

Jenazah tersebut dibawa paksa oleh keluarga untuk dikebumikan tanpa protokol kesehatan. Kemudian hasil swabnya baru diterima pihak gugus covid-19 Konawe pada Rabu (16/9/2020) sekitar pukul 15.00 WITA atau setelah prosesi pemakaman.

Plt Direktur Utama (Dirut) RSU Bahteramas Hasmudin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Kamis (17/9/2020) belum memberikan respon atas hal tersebut.

“Iya..iya. Maaf lagi presentase,” tukasnya. (b)

 


Kontributor: Restu Tebara
Editor: Ilham Surahmin

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib