Honda

Siswa-siswi SMAN 1 Kendari Gelar Observasi Partisipatif di Konkep

Siswa-siswi SMAN 1 Kendari Gelar Observasi Partisipatif di Konkep
SAMBUTAN - Kasek SMAN 1 Wawonii Barat, Rosidah Asnal saat sambutan dalam kunjungan para guru serta siswa-siswi SMAN 1 Kendari di SMAN 1 Wawonii Barat pada jum'at, 04 oktober di Langara (Istimewa)

ZONASULTRA.COM, LANGARA – Sebanyak 75 siswa-siswi serta guru Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kendari, menggelar observasi partisipatif atau outdoor education terkait tradisi, budaya, seni, dan sejarah masyarakat bajo di Langara Kecamatan Wawonii Barat, Konawe Kepulauan (Konkep).

“Untuk agenda yang kami rencanakan itu selama 4 hari, mulai tanggal 3 sampai tanggal 6 kami kembali ke Kendari, selama 3 hari di Konawe Kepulauan” terang Lisa Iskandar, guru SMAN 1 Kendari kepada Zonasultra.com, (05/10/2019) di lingkungan Pantai Kampa Langara.

Kegiatan tersebut merupakan aplikasi dari kurikulum 13. Dalam kurikulum itu, para siswa-siswi tidak hanya ditekankan untuk belajar dalam ruangan maupun lingkungan sekolah, tetapi dapat melakukan kegiatan belajar keluar sekolah seperti pengamatan lapangan.

iklan zonasultra

Baca Juga : SMA 1 Kendari Sapu Bersih Gelar Juara di Lomba Robot Nasional

“Hampir tiap tahun saya membawa siswa dan ini sudah yang ke sekian kalinya, saya juga sudah pernah ke tanah Toraja, ke Muna. Di Konkep ini sudah yang kedua kalinya di Lansilowo Kecamatan Wawonii Utara, dan tahun ini di Kecamatan Wawonii Barat di Langara,” ujar guru sosiologi dan antropologi itu.

Kegiatan pendidikan keluar sekolah tersebut digelar hampir setiap tahun. Sebelum kegiatan observasi itu lakukan, pihaknya telah melakukan kegiatan belajar lapangan di tanah Toraja Sulawesi Selatan (Sulsel), maupun beberapa daerah di yang ada di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Siswa-siswi SMAN 1 Kendari Gelar Observasi Partisipatif di Konkep
Salah seorang guru SMAN 1 Kendari, Yanto saat penyerahan cinderamata kepada Kasek SMAN 1 Wawonii barat, Rosidah Asnal pada jum’at 04/10 di Langara

“Saya sebagai guru antropologi budaya, bagaimana berusaha menarik minat siswa untuk selalu mau melestarikan tradisi, budaya, bangsa kita ini yang multi etnik. Juga hal menarik lainnya kenapa memilih di sini, ketika kita bicara wisatanya. Artinya, kita bisa menikmati keindahan alam di Konkep,” tukasnya.

Baca Juga : Ketua DPRD Konkep Ingatkan Dewan Jalankan Tugas Sesuai Aturan

Sebelum digelarnya kegiatan observasi terhadap masyarakat Bajo, pihaknya terlebih dahulu berkunjung ke SMAN 1 Wawonii Barat. Dalam kunjungan tersebut, kedua belah pihak bertukar pengalaman maupun menampilkan puisi dan seni lainnya.

Siswa-siswi SMAN 1 Kendari Gelar Observasi Partisipatif di Konkep
Suasana belajar lapangan siswa-siswi SMAN 1 KENDARI dalam kegiatan Observasi partisipatif (outdoor education) tradisi, budaya, seni, dan sejarah masyarakat bajo di Langara, Kecamatan Wawonii Barat, Konawe Kepulauan.

“Di sana kami sharing pendapat beserta siswa, Osisnya, Kasek serta guru dan staf tata usaha. Kemudian ada tampilan dari siswa yaitu puisi serta kegiatan lainnya. Terakhir kegiatan lulo bersama dan penyerahan plakat kenang-kenangan dari SMAN 1 Kendari untuk SMAN 1 Wawonii Barat,” urainya.

Pihaknya berharap, SMAN 1 Wawonii Barat dapat meningkatkan kualitas sehingga bisa menjadi sekolah terbaik khususnya di Konkep. Selain berbagi pengalaman dalam kunjungan itu, sebagai motivasi agar SMAN 1 Wawonii Barat (Wabar) bisa setara dengan SMAN 1 Kendari sebagai sekolah percontohan.

Sebelumnya, Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 1 Wawonii Barat Konkep, Rosidah Asnal mengapresiasi kunjungan para siswa-siswi serta guru SMAN 1 Kendari, pada Jumat kemarin. Asuhannya pun secara langsung termotivasi oleh pertunjukan dan dapat berbagi pengalaman.

Pose para guru bersama kepala-kepala desa serta Lurah dalam acara ramah tamah kunjungan Observasi partisipatif (outdoor education) tradisi, budaya, seni, dan sejarah masyarakat bajo oleh SMAN 1 Kendari, pada sabtu (05/10) di Langara.

“Kegiatannya sangat positif, anak-anak tertarik dan termotivasi dengan adanya pertunjukan-pertunjukan. Selain itu, para siswa maupun siswa dapat berbagi pengalaman, sebelumnya pun telah berkomunikasi satu sama lain sebelum kegiatan ini berlangsung” terangnya.

Baca Juga : Puluhan Pejabat Konkep Diganti, Kepala Bappeda Jadi Staf Ahli

Ia manuturkan, dikunjunginya pihak para guru serta siswa dan siswi SMAN 1 Wabar merupakan kebahagiaan terbesar. Sebab, selain sekolah percontohan, SMAN 1 Kendari juga merupakan salah satu sekolah favorit yang ada di Kota Kendari.

“Agendanya observasi partisipatif. Dalam kurikulum 13, para siswa dan siswi tidak hanya dituntut pemberian materi di dalam ruang kelas maupun di lingkungan sekolah. Perihal tersebut adalah aplikasi dengan pola belajar di luar sekolah,” tandasnya.

Ke depan, katanya menambahkan, pihak sekolah telah merencanakan kegiatan lanjutan untuk berkunjung ke SMAN 1 Kendari pasca kunjungan ke SMAN 6 Kendari beberapa waktu lalu. Sebab, aplikasi dalam kurikulum tersebut dilaksanakan sekali dalam satu tahun.

“Rencana kunjungan sudah ada, sekolah kami telah melakukan kunjungan ke SMAN 6, tahun ini ada kunjungan SMA 1 Kendari. Kita akan kembali merencanakan pada tahun ke depan, karena kegiatan ini dijadwal setiap tahun,” urainya. (B)

 


Kontributor: Arjab Karim
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib