iklan zonasultra

Soal Antrian BBM, Wali Kota Kendari Minta Dewan Turun Tangan

Wali Kota Kendari Sulkarnain
Sulkarnain Kadir

ZONASULTRA.COM,KENDARI- Wali Kota Kendari Sulkarnain meminta komisi terkait di DPRD segera melakukan tindakan perihal antrian panjang di sejumlah SPBU.

“Tindakan apa itu, sidak atau hearing silahkan saya sudah minta kepada mereka sesuai kewenangan dan itu tanggungjawab kita bersama,” kata Sulkarnain usai rapat Paripurna pemekaran Kecamatan Nambo, Senin (18/11/2019) di Gedung DPRD Kota Kendari.

Ditanyakan perihal menjamurnya pedagang eceran, Sulkarnain menyebutkan tidak ada pengeluaran izin bagi pedagang eceran. Akan tetapi harus diatur dan dikendalikan sesuai aturan yang berlaku.

iklan zonasultra

“Saat ini yang menjadi pertanyaan adalah kenapa SPBU kosong pengecer selalu ada,” ujarnya.

(Baca Juga : Ini Penjelasan Pertamina Soal BBM Cepat Habis di Kendari)

Sulkarnain pun menegaskan persoalan tersebut merupakan tanggungjawab dari Pertamina, pasalnya Pertamina yang memberi izin kepada SPBU serta mengatur bagaimana mekanisme penjualan BBM ke masyarakat.

Ia mengakui, sebelumnya sudah bersurat kepada terminal BBM Kendari untuk memastikan stok BBM tetap aman menjelang akhir tahun.

“Tapi sampai sekarang saya belum dapat penjelasan,” Sulkarnain menegaskan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari Heti Purnawati Saranani mengatakan, perihal kelangkaan BBM ini harus segera dicarikan solusi.

(Baca Juga : Antrean Panjang di SPBU, DPRD Sultra Bakal Panggil Pertamina)

Kemudian mencari tahu penyebab utama dari antrian panjang tersebut. Pihaknya akan melakukan sidak di TBBM Kendari. Atau mengundang semua pihak dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) akan menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan pihaknya.

“Kasian masyarakat termasuk kita pengguna harus antrian panjang di ruas jalan,” katanya.

Untuk diketahui, beberapa hari terakhir antrian panjang kendaraan bermotor di sejumlah SPBU terjadi dan membuat ruas jalan padat.

Salah satu penyebab adalah keterlambatan kapal pengangkut BBM dari Baubau ke Kendari, sehingga harus dilakukan alih suplai dari TBBM Kolaka. (a)

 


Reporter: Ilham Surahmin
Editor : Kiki
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib