iklan zonasultra

Sopir Mengantuk, Mobil di Kolut Tabrak Rumah Warga

Sopir Mengantuk, Mobil di Kolut Tabrak Rumah Warga
KECELAKAAN - Mobil dengan nomor polisi (Nopol) DT 1301 ME mengalami kecelakaan tunggal, dan menabrak rumah warga di jalan poros trans Sulawesi, tepatnya di Woise Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut). (Rusman/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, LASUSUA – Mobil dengan nomor polisi (Nopol) DT 1301 ME mengalami kecelakaan tunggal, dan menabrak rumah warga di jalan poros trans Sulawesi, tepatnya di Woise Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut).

Diduga sopir mengantuk, sehingga hilang kendali dan menabrak pagar hingga rumah warga. Kasat Lantas Polres Kolut, Iptu Asurah Majid mengatakan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 03.10 Wita dini hari, di mana mobil yang dikendarai Supriadi (46) beserta empat orang penumpang bergerak dari arah selatan menuju utara hilang kendali dan menabrak rumah warga.

“Mobil itu bergerak dengan kecepatan tinggi sehingga hilang kendali di sebabkan karena pengemudi mengantuk sehingga kendaraan keluar dari bahu jalan dan masuk di pekarangan warga,”kata Asurah, Sabtu (14/7/2018).

Adapun identitas penumpang dari Kabupaten Kolaka yang hendak menuju Kota Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut di antaranya Riki (28), mengalami luka memar pada bagian rusuk sebelah kiri. Baso (20) luka pada pelipis bagian kanan atas dan Anwar (29) mengalami luka pada bagian mulut dan dada terasa sakit.

Asurah menambahkan, meski tidak ada korban jiwa namun kerusakan pada mobil tersebut cukup parah di bagian depan karena menghantam pagar sehingga membuat tiang teras rumah warga patah. Saat kejadian, pemilik rumah tidak berada di tempat, mereka menginap di rumah keluarga. Dan pagi tadi mereka baru mengetahui rumahnya ditabrak mobil.

(Baca Juga : Dua Motor Saling Tabrak di Kolut, Satu Pengendara Tewas di Tempat)

“Semua korban saat ini menjalani perawatan di puskesmas Lambai, meski tidak ada korban jiwa namun ini harus menjadi perhatian khusus agar tidak terulang,” terangnya.

Olehnya, Asurah menghimbau agar pengendara lebih waspada mengendarai kendaraan di waktu subuh karena sangat rawan terjadi kecelakaan yang disebabkan rasa mengantuk.

“Kalau mengatuk sebaiknya pengemudi istirahat berkendara harus fit, jangan ambil resiko,”tegasnya. (A)

 


Reporter : Rusman
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib