iklan zonasultra

Survei JSN: Elektabilitas Abu Hasan-Suhuzu Tertinggi di Butur

Abu Hasan
Abu Hasan

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Jaringan Suara Nusantara (JSN) merilis hasil survei, untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Buton Utara (Butur) 2020.

Survei yang menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 440 responden ini dilakukan pada 28 Juli hingga 10 Agustus 2020. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara tatap muka responden yang tersebar di enam kecamatan, dan margin of error 3,5 persen.

Direktur Eksekutif JSN Lery Iskandar Syamsu mengatakan, survei dilakukan untuk mengukur popularitas dan elektabilitas terhadap tiga pasangan bakal calon bupati dan Wakil Bupati Butur.

Mereka adalah pasangan Abu Hasan – Suhuzu, pasangan Ridwan Zakariah – Ahali, dan pasangan Aswadi Adam – Fahrul Muhammad.

Menurut Lery, dari data JSN, tercatat elektabilitas bupati incumbent Abu Hasan yang maju kembali dengan menggandeng Suhuzu mencapai 38,40 persen, tertinggi dibanding pasangan Ridwan Zakariah – Ahali dengan 34,55 persen, dan pasangan Aswadi Adam – Fahrul Muhammad diangka16,50 persen.

“Masih ada 10,55 persen masyarakat yang belum menentukan pilihan. Data elektabilitas ini masih bisa berubah hingga hari pencoblosan nanti, semua tergantung proses pemenangan dari masing-masing pasangam bakal calon, ” kata Lery saat ditemui di salah satu hotel di Kendari, Jumat (14/8/2020).

Kata dia, selain elektabilitas, bakal calon Bupati Abu Hasan juga unggul dari segi popularitas. Tercatat popularitas Abu Hasan mencapai 98,75 persen, menyusul Ridwan Zakariah 97,25 persen, dan Aswadi Adam 83,75 Persen.

Sedangkan untuk popularitas bakal calon wakil bupati, yang tertinggi adalah Fahrul Muhammad mencapai 67,50 persen, menyusul Suhuzu 64,25 persen, dan Ahali dengan popularitas 54 persen.

Selain mengukur popularitas dan elektabilitas bakal calon, JSN juga mengukur permasalahan pembangunan di Butur. Dari data publikasi JSN menunjukkan, permasalahan infrastruktur masih tinggi, mencapai 45,13 persen. Selanjutnya kesehatan gratis 13,11 persen, modal usaha 10,11 persen, air bersih 6,11 persen, pendidikan gratis 2,50 persen, dan beasiswa sebanyak 2 persen. (b)

 


Kontributor: Ramadhan Hafid
Editor: Ilham Surahmin

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib