iklan zonasultra

Tak Diusulkan, Peluang Lukman Abunawas Jadi Ketua DPD PDIP Sultra Tetap Terbuka

Lukman Abunawas
Lukman Abunawas

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Tiga nama calon Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah dikirimkan oleh DPD ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Menurut Wakil Ketua Bidang Advokasi DPD PDIP Sultra Agus Sanaa, dari tiga nama itu tak ada Wakil Gubernur Lukman Abunawas. Mereka adalah Ir Hugua, Litanto, dan Hasan Basri. Ketiga nama tersebut sudah dikirimkan sejak tiga minggu yang lalu.

Agus menguraikan, mekanisme pemilihan ketua itu melalui musyawarah mulai dari tingkat Dewan Pengurus Cabang (DPC). Mereka menuliskan nama-nama calon ketua dalam arti penjaringan. Dari nama yang diusulkan itu, di DPD mengerucutkan atau menyaring untuk dikirim ke DPP.

iklan zonasultra

“DPP punya kewenangan penuh untuk menentukan siapa ketua DPD, boleh di luar yang dari tiga nama itu tadi, kalau DPP punya pertimbangan lain. Itu memungkinkan menurut penilaian mereka,” ungkap Agus Sanaa saat dihubungi awak zonasultra, Sabtu (20/7/2019).

Baca Juga : Lukman Abunawas Bersaing Rebut Ketua DPD PDIP Sultra

Agus menegaskan DPP punya hak prerogratif penuh untuk menentukan siapa yang akan ditunjuk sebagai ketua. Sementara DPD hanya bisa mengusulkan. Kata dia, DPP mengambil keputusan dengan beberapa pertimbangan penilaian.

“Mungkin dianggap bisa membesarkan PDIP atau punya loyalitas. Jadi kewenangan DPP menilai bagi mereka yang punya investasi di partai ini. Namun kita mengikuti mekanisme itu, tapi kalau DPP mengambil keputusan lain, seluruh kader harus menghormati seluruh keputusan itu, kita di bawah itu tinggal menjalankan,” tegasnya.

Agus menjelaskan, keputusan nama yang akan keluar menjadi ketua DPD akan diketahui sebelum pelaksanaan kongres 8 Agustus 2019 mendatang. DPP akan mengumumkan Ketua DPD PDIP Sultra terpilih pada saat pelaksanaan konferensi daerah (Konferda).

“DPP akan memerintahkan kami untuk melaksanakan Konferda. DPP akan membawa nama itu dalam amplop tertutup, saat konferda itu baru dibacakan. Siapa yang tidak setuju dari nama yang disebutkan itu maka keluar dari sistem,” tukasnya. (b)

 


Kontributor: Fadli Aksar
Editor: Jumriati
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib