iklan zonasultra

Tenun ‘Katamba Gawu’ Buton Utara Meriahkan HUT Sultra Ke 53

Tenun 'Katamba Gawu' Buton Utara Meriahkan HUT Sultra Ke 53
HALO SULTRA - Rombongan Buton Utara menggunakan tenun katamba gawu dalam acara gelar Sultra tenun karnaval di alun-alun MTQ, Senin (24/4/2017). Tenun tersebut merupakan salah satu karya dari berbagai jenis tenun yang dimiliki Kabupaten Buton Utara. (Irsan Rano/ZONASULTRA.COM)
Tenun 'Katamba Gawu' Buton Utara Meriahkan HUT Sultra Ke 53
HALO SULTRA – Rombongan Buton Utara menggunakan tenun katamba gawu dalam acara gelar Sultra tenun karnaval di alun-alun MTQ, Senin (24/4/2017). Tenun tersebut merupakan salah satu karya dari berbagai jenis tenun yang dimiliki Kabupaten Buton Utara. (Irsan Rano/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Ribuan peserta tenun karnaval membuat perayaan HUT Sultra ke 53 semakin meriah. Tidak terkecuali Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemda) Buton Utara (Butur) yang turut memberikan andil dengan menampilkan sejumlah hasil karya khas daerah. Salah satunya adalah tenun Katamba Gawu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Butur Harlin Hari menuturkan, selain Katamba Gawu, daerah yang terletak di utara pulau Buton itu memiliki beragam jenis tenun. Terlihat pada pakaian yang digunakan peserta wanita dimana terdapat beragam jenis dan warna.

“Ini ada juga (pakaian) warna-warni. Itu menciri khaskan bahwa di butur itu banyak tenun,” tuturnya saat ditemui di alun-alun MTQ, Senin (24/4/2017).

Pj Bupati Mubar Berkuda, Ruksamin-Rauf Kenakan Pakaian Petani di Karnaval Tenun Sultra

Lebih lanjut Harlin menjelaskan, bahwa dalam kegiatan itu mereka juga menampilkan ikon daerah antaralain hutan manggrove yang kini tengah digadang-gadang untuk wisata bahari, dan dan kerang raksasa yang merupakan simbol adat daerah.

Baca Juga : Buton Utara Persembahkan Tari Kreasi di Pembukaan HUT Sultra ke-53

“Ikon kita tampilkan untuk memperkenalkan manggrove. Di dalam manggrove itu dikelilingi hasil laut, ada udang, kepiting, dan lain sebagainya,” jelas Harlin.

Sebagai wujud semangat Butur dalam berpartisipasi memeriahkan karnaval, tak tanggung-tanggung sekitar 250 orang diturunkan untuk mengikuti pawai ini. Adapun pesertanya terdiri dari jajaran SKPD, Dekranas, Tim Penggerak PKK, serta tokoh masyarakat. (B)

 

Reporter : Irsan Rano
Editor : Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib