iklan zonasultra

Terkait Dana Desa, Polda Sultra Periksa Para Kades Dua Kabupaten

Dana Desa Tahap Pertama 2016 Cair Juli
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sejumlah kepala desa (kades) di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dan Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara (Sultra), diperiksa oleh penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Resere Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sultra, Senin (2/3/2020).

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sultra AKBP La Ode Proyek membenarkan soal pemeriksaan tersebut. Ia berkata bahwa pemanggilan dilakukan sejak pekan lalu. Hingga saat ini ada lebih dari lima orang yang sudah dilakukan pemeriksaan.

Iklan Zonasultra

“Masih tahap penyelidikan belum ke tahap penyidikan. Itu terkait pengawasan pengguna dana desa, untuk dugaannya (korupsi) karena itu masih penyelidikan, nanti setelah pemeriksaan baru akan kami sampaikan lagi,” ujar Kabid Humas Polda Sultra AKBP La Ode Proyek saat dihubungi melalui telepon, Senin (2/3/2020).

Kendati demikian, La Ode Proyek enggan menyebutkan pemanggilan tersebut terkait dugaan penyalahgunaan anggaran negara dalam bentuk kegiatan seperti apa. Namun, informasi yang dihimpun bahwa pemeriksaan itu terkait dugaan korupsi anggaran pelatihan paralegal 2016.

(Baca Juga : Kades Tambeanga Konsel Diduga Selewengkan Dana Desa Hampir Rp 1 Miliar)

“Untuk lebih spesifik yang itu nanti ditanyakan lagi ke penyidiknya. Yang pasti saat ini kami tengah melakukan penyelidikan, informasi berikutnya nanti kami akan sampaikan,” tegasnya.

Menurut Proyek, pemeriksaan ini akan memakan waktu yang cukup lama. Pasalnya berbagai pihak terkait termasuk saksi, dan ahli akan dilakukan pemanggilan untuk melengkapi berkas penyelidikan.

Tak hanya itu, semua kepala desa di 15 kabupaten berpotensi akan dilakukan pemanggilan terkait kasus yang sama. Dugaannya, kegiatan serupa tersebut berpotensi dilakukan oleh sejumlah kades di Sultra.

(Baca Juga : Pjs Kades di Kolut Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa, Kerugian Negara Rp293 juta)

“Kami akan memanggil saksi-saksi, dari BPKP untuk mengetahui hasil audit kerugian keuangan negara sampai di mana,” tukasnya.

Pantauan awak ZonaSultra, tampak beberapa kepala desa berseragam dinas satu persatu mendatangi gedung Tipikor Polda Sultra, pada Senin siang. Informasi yang dihimpun, bahwa pemanggilan hari ini dilakukan terhadap 20 kepala desa dari Konsel. Namun, yang tampak hadir baru sebanyak 12 orang. (A)

 


Kontributor: Fadli Aksar
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib