iklan zonasultra

Terkait Polemik Ibu Kota, Ini Himbauan Bupati Butur

Bupati Butur Abu Hasan
Bupati Butur Abu Hasan

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Menanggapi polemik Ibu Kota yang terus disuarakan sejumlah warga Buton Utara (Butur), Bupati Butur Abu Hasan menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat agar senantiasa bersabar dan tetap tenang dalam menyikapi hal itu.

Bupati Butur Abu Hasan
Abu Hasan

Abu Hasan mengatakan, pihaknya telah memfungsikan ibu kota di Buranga. Pasalnya, lanjut dia, sekecil apapun aktifitas yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda), tentu membutuhkan anggaran, dan anggaran tersebut harus melalui tahap perencanaan yang dilakukan secara bersama-sama oleh eksekutif dan legislatif.

“Sehingga memang, tahapan-tahapan itu harus dilalui sistem penganggarannya,” kata Abu Hasan saat ditemui di kediamannya di Kendari, Sabtu (24/12/2016).

Meskipun perlahan, lanjutnya, namun dipastikan bahwa Buranga akan tetap difungsikan secara maksimal. Perihal kantor SKPD yang terlanjur dibangun di kecamatan Kulisusu, Abu Hasan mengatakan tidak akan membangun kantor yang sama. Sebab, selain peraturan juga merupakan pemborosan keuangan negara yang berimbas pada merosotnya keuangan daerah.

Olehnya itu, upaya yang akan dilakukan, lanjut dia, adalah dengan memposisikan staf semua dinas, kemudian merehabilitasi kantor bupati, agar layak untuk digunakan oleh Bupati, Wakil Bupati, maupun Sekretariat Daerah (Sekda) dalam menjalankan pelayanan publik dan tugas-tugas pemerintahan.

Diakuinya, kantor SKPD yang sudah terlanjur dibangun, tidak bisa diruntuhkan, kemudian dipindahkan. Hal itu karena mengingat pertanggung jawaban keuangan negara yang sudah dibangun oleh bupati sebelumnya.

“Jadi, tidak benar kalau ada isu-isu bahwa kita tidak memfungsikan Buranga sebagai Ibu Kota,” ujarnya.

Bupati Butur itu mengungkapkan bahwa setiap tahun akan memberikan alokasi untuk pembangunan infrastruktur di Buranga, sehingga kedepannya ada keseimbangan dalam hal pelayanan publik.

“Ada kantor di Ereke, ada kantor di Buranga, ada aktifitas full di Buranga, ada aktifitas full di Ereke, dan mungkin suatu saat, akan terjadi interaksi antara keduanya sehingga pelayanan publik akan merata di Butur,” tutupnya. (B)

 

Reporter : Irsan Rano
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib