iklan zonasultra

Tersinggung, Dua Pria di Kendari Duel Pakai Parang

Tersinggung, Dua Pria di Kendari Duel Pakai Parang
Insiden baku parang terjadi Bundaran Adi Bahasa, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (26/7/2020) sekitar 21.00 Wita. (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Insiden duel dengan parang terjadi di Bundaran Adi Bahasa, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (26/7/2020) sekitar 21.00 Wita.

Dua pria yang berduel itu saling berhadapan, masing-masing memegang sebilah parang. Keduanya saling menghunuskan parang, hingga terdengar suara benturan dua benda keras tersebut.

Aksi ini menjadi tontonan sejumlah warga dan pengendara yang melintas. Polisi belakangan tiba di lokasi saat kejadian sudah reda.

Menurut seorang warga yang tak mau disebutkan namanya, ia sempat menahan seseorang pria yang tengah membawa parang namun pria itu terus memaksa untuk melawan tanpa menjelaskan apa masalah yang ia alami.

“Katanya, ‘saya harus memotong’, saya tarik tangannya tapi tidak mau, dia tebas teras rumahku baru dia pergi,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.

Terpisah, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Baruga AKP M Risal Syahril membenarkan peristiwa itu. Pemicunya karena ketersinggungan saat mengkonsumsi minuman keras (miras) bersama. Kedua orang tersebut mengalami luka dan dilarikan ke Puskesmas Konda dan Rumah Sakit Bhayangkara.

“Cuma yang di rumah sakit Bhayangkara sudah keluar dan buat laporan polisi di Polres. (mereka) luka tapi tidak parah, kondisinya baik-baik,” ungkap AKP Risal saat dihubungi melalui telepon.

Menurut dia, keduanya masih berkeluarga yaitu bersepupu. Kini, kata Risal, situasi sudah kondusif dan pihak keluarga serta warga sudah membubarkan diri.

Pantauan awak ZonaSultra, pukul 23.00 Wita, situasi di Bundaran Adi Bahasa tampak gelap dan lengang. Masih ada beberapa orang yang tengah duduk di pinggir jalan. Kondisi lalu lintas sudah ramai lancar, setelah sebelumnya sempat tersendat akibat insiden itu. (A)

 


Reporter: Fadli Aksar
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib