iklan zonasultra

Tiba di Kendari, Presiden Jokowi Langsung Terbang ke Bombana

Tiba di Kendari, Presiden Jokowi Langsung Terbang ke Bombana
Tiba di Kendari - Presiden RI Joko Widodo mendaratkan kaki di apron Bandara Pangkalan Udara (Lanud) Haluoleo, Desa Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Kamis (22/10/2020) sekitar pukul 10.30. wita. (Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Presiden RI Joko Widodo mendaratkan kaki di apron Bandara Pangkalan Udara (Lanud) Haluoleo, Desa Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Kamis (22/10/2020) sekitar pukul 10.30. wita.

Presiden dan rombongan menumpangi pesawat kepresidenan A-001, seri Boeing 737-800. Dari bandara mantan Wali Kota Solo itu langsung terbang ke lokasi peresmian pabrik gula, Kabupaten Bombana dengan menggunakan helikopter.

Iklan Zonasultra

Tiga unit helikopter kepresidenan itu merupakan jenis Super Puma masing-masing dengan nomor H-3222, H-3205, dan H-3206. Tiga armada tersebut didatangkan lebih awal pada Rabu (21/10/2020) pukul 14.05 wita usai terbang dari Lanud Ngurah Rai Denpasar, Bali.

Dalam agenda resmi yang dihimpun awak zonasultra, mantan Gubernur DKI Jakarta itu lebih dulu meresmikan pabrik gula di Kabupaten Bombana. Berikutnya, Presiden RI ke-7 ini bakal meresmikan Jembatan Bahteramas yang membentang di atas Teluk Kendari.

Kedatangan Jokowi di Sulawesi Tenggara merupakan kali ke tiga. Jokowi pertama kali menyambangi Bumi Anoa pada 2014 lalu ketika baru saja memenangkan kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres). Empat tahun berikutnya, 2019, kader PDI-P itu kembali bersua dengan masyarakat di Kota Kendari.

Kala itu, Joko Widodo datang dalam masa kampanye maju kembali sebagai calon presiden petahana bersama Ma’ruf Amin melawan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Tak hanya kampanye, Jokowi juga melakukan agenda pemerintahan, antara lain pembagian sertifikat tanah dan menyambangi tempat pelelangan ikan di kota lama Kendari. (a)

 


Reporter : Fadli Aksar
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib