iklan zonasultra

Tiga Periode, La Ode Ahmad Pidana Bolombo Kembali Jabat Pj Sekda Sultra

La Ode Ahmad Pidana Bolombo Pj Sekda Sultra
La Ode Ahmad Pidana Bolombo

ZONASULTRA.COM, KENDARILa Ode Ahmad Pidana Bolombo kembali dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelantikan ini merupakan periode ke tiga Ahmad Pidana, menduduki jabatan Pj Sekda Sultra.

Ia dilantik oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi di rumah jabatan (Rujab) Gubernur Sultra, Senin (8/6/2020). Pelantikan itu dihadiri seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Iklan Zonasultra

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra, Ali Mazi mengaku, pelantikan periode ke tiga Ahmad Pidana sesuai dengan prosedur Undang-undang (UU), serta Surat Mendagri nomor 123.74/3341/SJ.20 tetang perpanjangan Pj Sekda Sultra.

“Pelantikan ini, telah sesuai dengan perundang-undang, dan telah melalui persetujuan dari Mendagri. Sehingga pelantikan Pj Sekda pada periode ketiga ini, telah sesaui prosedur,” singkat Ali Mazi dalam sambutannya.

Pelantikan La Ode Ahmad Pidana Bolombo sebagai Pj Sekda yang ke tiganya kalinya. Memecah rekor selama kursi Jenderal Aparatur Sipil Negara (ASN) itu di jabat oleh Pj. Tercatat, sudah ada 5 Pj Sekda, sejak ditinggal oleh Lukman Abunawas, yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sultra.

Sebelum dijabat oleh La Ode Ahmad Pidana Bolombo, pejabat yang sempat menduduki jabatan Pj yakni mantan Asisten I Setda Sultra, Sarifuddin Safaa yang menjabat selama dua periode, Nur Endang Abbas, Isma, dan La Ode Mustari yang juga menjabat dua periode.

Pemprov Sultra, sebelumnya pernah membentuk panitia seleksi (Pansel) Sekda Sultra. Dari hasil pemilihan Sekda, Pansel Sekda telah menetapkan tiga nama yang dinyatakan lolos dalam tahapan seleksi calon jenderal ASN di lingkup Pemprov Sultra itu. Ketiga nama itu pun telah diserahkan ke Gubernur Sultra Ali Mazi untuk selanjutnya diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan diteruskan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun, dalam perjalanannya tiga nama itu justru mengendap di meja Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, lantaran kehabisan anggaran. Tiga nama yang dinyatakan lulus tahapan seleksi oleh Pansel yakni Rony Yacob L, Syafruddin, dan Nur Endang Abbas.

Dalam proses seleksi itu, Pemprov Sultra menghabiskan anggaran sekitar Rp500 juta rupiah. Wacana kocok ulang pun semakin menguat, setelah Pemprov Sultra kembali menganggarkan biaya seleksi Sekda pada APBD Sultra 2020 senilai Rp600 juta.

Jabata Sekda definitif Sultra pun mengalami kekosongan lebih dari 2 tahun, sejak ditinggal oleh Lukman Abunawas yang kini menjabat Wakil Gubernur Sultra mendampingi Ali Mazi.

Selama kekosongan jabatan Sekda, Pemprov Sultra mengisinya dengan Pj dimulai dari Syarifuddin Safaa sebagai Pj Sekda selama dua periode atau 6 bulan. Lalu Isma juga selama dua periode, kemudian Nur Endang Abbas juga selama dua periode, La Ode Mustari yang juga telah menjabat dua periode.

Terakhir jabatan Pj Sekda Sultra dijabat oleh La Ode Ahmad Pidana Balombo yang dilantik pada 28 Desember 2019 dan resmi berakhir, pada 28 Februari 2020. Pada 6 Maret 2020, ia kembali dilantik untuk periode kedua, dan akan berakhir pada 5 Juni 2020. (a)

 


Reporter: Randi Ardiansyah
Editor : Rosnia

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib