iklan zonasultra

Tiga Tahun Buron, Terpidana Korupsi Anggaran Seragam Dinas Satpol PP Ditangkap

Tiga Tahun Buron, Terpidana Korupsi Anggaran Seragam Dinas Satpol PP Ditangkap
TERPIDANA KORUPSI - Terpidana kasus korupsi penggunaan dana dekonsentrasi dan dana pakaian pembawa petaka serta pakaian dinas lapangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sulawesi Tenggara (Sultra) 2016, La Ode Kamaluddin berhasil ditangkap setelah buron selama tiga tahun. (Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Terpidana kasus korupsi penggunaan dana dekonsentrasi dan dana pakaian pembawa petaka serta pakaian dinas lapangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sulawesi Tenggara (Sultra) 2016, La Ode Kamaluddin berhasil ditangkap setelah buron selama tiga tahun.

Penangkapan dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari dibantu personil Kepolisian Daerah (Polda) Sultra ketika terpidana tersebut mengendarai sepeda motor di Jalan Bunga Seroja, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sabtu (16/11/2019) sekitar pukul 21.30 wita.

Baca Juga : Tangani 9 Kasus Korupsi, Polres Konawe Selamatkan Uang Negara Rp1,3 Miliar

iklan zonasultra

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kendari Sofian Hadi menjelaskan, La Ode Kamaluddin sudah diintai oleh tim Kejari sejak satu minggu yang lalu di Kota Baubau. Namun, Kamaluddin sudah berada di Kendari.

“Dia (Kamaluddin) selalu menyamar dan suka ganti nama, kita ikuti dari Andonohu sampai ke Jalan Bunga Seroja. Saat itu, Kamaluddin naik motor langsung kita pepet dan kita amankan,” ucap Sofian Hadi, saat ditemui di Kejari usai penangkapan.

Menurut Sofyan, Pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Kendari telah menjatuhkan vonis terhadap dua terdakwa dalam kasus itu. Satu terpidana lain mantan Kasat Pol PP Sultra, Abustam sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Saat ini Abustam sudah menjalani hukuman di Lapas Klas IIA Kendari.

“La Ode Kamaluddin sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), selama persidangan tidak pernah hadir. Tapi Kamaluddin divonis 4 tahun penjara,” tegas Sofian.

Baca Juga : Anggota Satpol PP Baubau Jadi Tersangka Pemukulan Kader HMI

Sofian membeberkan, sejak penyidikan Kamaluddin sudah tidak kooperatif. Namun perkaranya tetap dilimpahkan ke Pengadilan. Pengadilan pun juga sudah menjatuhkan vonis 4 tahun penjara. Kejari tinmengeksekusi saja.

Setelah digelandang di Kantor Kejari, Kamaluddin terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan. Setelah itu, dijebloskan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kendari.

“Sebelum kita eksekusi di Lapas Kendari, kita akan melakukan pemeriksaan kesehatan. Jika kesehatannya oke, maka akan langsung menjalani hukuman pidananya,” tukasnya.(A)

 


Kontributor : Fadli Aksar
Editor : Abd Saban

Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib