iklan zonasultra

Tiket Habis, Penumpang Pelni di Baubau Terpaksa Main Calo

Tiket Habis, Penumpang Pelni di Baubau Terpaksa Main Calo
PENUMPANG KAPAL - Puluha penumpang armada PT PELNI, KM Ciremai tujuan Sorong, Papua, memilih istrahat di halaman Pelabuhan murhum Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Mereka memilih istrahat di halaman pelabuhan karena tidak punya tiket juga ruang tunggu yang sesak, Senin (20/6/2019) (M6/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, BAUBAU – Penumpang KM Ciremai terpaksa membeli tiket pada calo karena tiket kapal habis terjual. Akhirnya para penumpang terpaksa tidur di luar ruang tunggu Pelabuham Murhum Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

“Saya tadi menunggu lama di loket pembelian tiket, tapi tidak kebagian. Mau bagaimana, kita main calo saja,” ungkap Andika (23), salah seorang penumpang kapal di Pelabuhan Murhum, Kamis (20/6/2019).

Andika adalah salah satu penumpang yang membeli tiket pada calo. Dia merupakan penumpang yang hendak ke Sorong, Papua.

iklan zonasultra

Baca Juga : PELNI Baubau Berangkatkan 300 Penumpang Gratis

Ia mengaku harus merogoh kocek Rp.650.000 untuk memperoleh tiket kapal. Padahal harga tiket di loket resmi PT PELNI Rp.467.000.

Andika sendiri tiba di loket PT PELNI untuk membeli tiket sejak pukul 12.00 Wita tadi sambil menunggu loket dibuka. Loket tiket sendiri dibuka setelah pukul 20.00.

Namun karena banyak calon penumpang yang juga melakukan hal serupa, Andika akhirnya tidak kebagian tiket. Ia kalah berebut dengan penumpang lain.

“Tadi saya sudah kasi KTP ku (Kartu Tanda Penduduk) sama itu calo tiket. Katanya dia masih mau carikan tiket, kalau dia dapat atau tidak dapat, dia akan kembali lagi. KTP itu untuk jaminan biar saya tidak cari calo lain,” terangnya kepada sejumlah wartawan.

Baubau : ASDP Baubau Angkut 19.572 Pemudik di Rute Terpadat

Nasib serupa juga dialami Marni (33), seorang penumpang yang hendak ke Manokwari, Papua Barat. Ia bersama ibu dan anaknya juga tidak dapat tiket di loket resmi PELNI.

Marni, juga belum dapat tiket dari calo yang menjanjikan jasanya. Ia bersama keluarga kecilnya memilih menunggu dan tidur di pelataran pelabuhan Murhum Baubau.

“Ini mereka (ibu dan anaknya) sudah tidur karena mereka capek mi mungkin menunggu. Kita tidak bisa masuk di ruang tunggu karena tidak punya tiket. Kita tidak diizinkan,” paparnya.

Selain keluarga kecil Marni, ada banyak penumpang armada PELNI yang memilih istrahat hingga tidur di halaman Pelabuhan. Alasanya beragam, ditambah karena dalam ruang tunggu yang sesak.

KM Ciremai sendiri dijadwalkan tiba di pelabuham Murhum Kota Baubau, Kamis (20/6/2019) pukul 24.00. (b)

 


Penulis : M6
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib