Touchcon Luncurkan Versi Terbaru 2.0

Touchcon versi 2
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, JAKARTA – Tim pengembang proyek Touchcon yang mengembangkan platform Mining (penambangan) dan Airdrop Cryptocurrency melalui pemindaian Smart QR Code meluncurkan versi terbarunya yakni Touchcon 2.0. Melalui versi 2.0 kini memperluas kemampuan platform mencakup teknologi big data.

Touchcon merilis versi awal yakni versi 1.0 pada April 2018 lalu, hanya berfokus pada pengembangan platform Mining (penambangan) dan Airdrop secara acak melalui QR Code yang telah dipatenkan. Melalui upaya tim riset dan pengembang, Touchcon Foundation kini meluncurkan Touchcon versi 2.0 yang telah ditingkatkan pada 26 Desember 2018.

iklan zonasultra

Dalam keterangan tertulis yang diterima zonasultra.com, Kamis (3/1/2019), terdapat tiga tahap pengembangan teknologi yang dihadirkan dalam versi Touchcon 2.0. Tahap pertama, telah dihadirkan Touchcoin yang dapat digunakan sebagai gas dari platform Touchcon yang dapat diperoleh dengan penambangan secara acak melalui iklan pasar O2O ( Online to Offline). Pada tahap kedua, menyediakan platform yang mendukung semua penambangan Altcoin ( Alternative Coin) dan Airdrop yang transparan dan adil.

Kemudian pada tahap ketiga, skalabilitas semakin diperluas dengan mencakup teknologi analisis big data, yakni dengan mencocokkan database pengguna dan data scan yang digunakan untuk Ad Scan melalui Mining (penambangan) dan Airdrop untuk pertama kalinya dalam dunia cryptocurrency.

Dalam Revolusi Industri ke-4, Big Data telah menarik perhatian orang-orang di dunia sebagai sumber teknologi untuk sebagian besar teknologi inti, termasuk kecerdasan buatan (AI). Untuk pertama kalinya di industri ini, platform Touchcon menunjukkan Big Data yang menggabungkan cryptocurrency dan Ad Marketing O2O (Online to Offline).

Pengguna dapat mengunduh Touch Scan untuk menambang TOC (TouchCoin). Pada penambangan TOC, pengguna tidak lagi memerlukan perangkat komputer yang banyak mengkonsumsi tenaga listrik yang dapat menimbulkan pemanasan global.

Data pengguna yang ikut berpartisipasi dalam Mining dan Airdrop melalui pemindaian Smart QR Code pada Smartphone yang dimiliki oleh pengguna akan dikumpulkan dan disimpan untuk digunakan dalam analisis Big Data.

Hal ini akan memperluas pengaruh analisis Big Data melalui penambangan cryptocurrency dan Airdrop. Secara khusus, semua hasil analisis data Touchcon akan bersifat open source.

Selain itu juga diharapkan dapat diterapkan ke semua Altcoin (Alternative Coin) agar dapat meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat untuk melakukan mining dan Airdrop cryptocurrency secara transparan dan adil. (b)

 


Reporter: Rizki Arifiani
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib