iklan zonasultra

Tren Kasus Asusila di Konawe Masih Tinggi

Kapolres Konawe, AKBP Muhammad Nur Akbar
AKBP Muhammad Nur Akbar

ZONASULTRA.COM, UNAAHA – Tindak pidana asusila masih mendominasi deretan kasus kriminal yang ditangani oleh Kepolisian Resor (Polres) Konawe. Dari tahun 2017 lalu, jumlah kasus pencabulan yang ditangani polisi mengalami peningkatan.

Kapolres Konawe, AKBP Muhammad Nur Akbar menjelaskan, kasus yang mayoritas korbannya adalah anak dibawah umur itu masih berada di urutan pertama dibandingkan dengan kasus kriminal lainnya seperti, pencurian, penganiyayan, dan kriminal umum lainnya.

“Trennya masih tinggi, dari tahun ke tahun kasus asusila berada di posisi pertama yang kita tangani. Memang tidak meningkat banyak, tetapi selalu tertinggi,” kata Nur Akbar usai rapat koordinasi situasi keamanan politik di Unaaha, Selasa (20/8/2019)

iklan zonasultra

Baca Juga : Rutan Kelas IIB Unaaha Didominasi Terpidana Asusila

Ia menyebut, untuk jumlah kasus asusiala yang ditangani hingga Agustus tahun 2019 ini mencapai 30 perkara. Jumlah ini kemungkinan masih akan bertambah hingga akhir Desember 2019 mendatang.

Pria dengan dua melati di pundak itu mengaku, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk menekan maraknya kasus pencabulan, tertutama untuk kalang remaja yang masih dibawah umur.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Unaaha Febrian Ali mengatakan, jumlah kasus asusila mendominasi kasus yang masuk di meja persidangan, dan kebanyakan pelanggar undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Baca Juga : Tahun Ini, Ada Sembilan Kasus Asusila Menimpa Anak di Baubau

“Bahkan kita pernah menyidangkan kasus yang korban dan terdakwanya adalah anak di bawah umur,” ujar Febrian.

Febrian mengaku, kasus pelecehan seksual sangat membutuhkan perhatian dari semua pihak, mulai dari pemerintah, orang tua, dan masyarakat luas agar tren kasus asusila di Kabupaten Konawe dapat ditekan. (A)

 


Kontributor : Restu Tebara
Editor: Abdul Saban

Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib