iklan zonasultra

Truk Masuk Jurang, Sopir Pengangkut Batu Waduk Ladongi Koltim Tewas

Truk Masuk Jurang, Sopir Pengangkut Batu Waduk Ladongi Koltim Tewas
KECELAKAAN - Proyek pembangunan waduk/bendungan, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya (HK)-PT Bumi Karsa (BK) Kerjasama Opersional (KSO), menelen korban jiwa. (Foto: Istimewa)

ZONASULTRA.COM, TIRAWUTA – Proyek pembangunan waduk/bendungan, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya (HK)-PT Bumi Karsa (BK) Kerjasama Opersional (KSO) menelen korban jiwa.

Satir (25), salah seorang sopir muatan batu gunung meninggal dunia setelah truk yang dikendarainya terperosot masuk kedalam jurang yang berisi tanaman merica, Senin (9/12/2019) sekitar pukul 09.30 wita.

Iklan Zonasultra

Informasi yang dihimpun, awalnya korban mengambil material di lokasi penambangan batu. Dalam perjalanan menuju waduk, tiba-tiba kendaraan yang dikemudinya terperosot masuk jurang sedalam kurang lebih 6 meter.

Baca Juga : Tiap Hari Makan Debu, Warga Koltim Tahan Mobil Pengangkut Material ke Waduk

Kendaraan korban sempat terguling berkali-kali. Kepala dan dadanya terbentur pada bodi dan setir mobil. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Koltim, namun nyawanya sudah tidak tertolong lagi.

Ardiansyah (19), keponakan korban saat dihubungi mengaku tidak tau menahu perihal musibah yang menimpa pamannya. Apalagi, saat kejadian terjadi Ia sedang berada di Kabupaten Bombana.

“Sekitar jam 12 siang saya dihubungi melalui telepon oleh teman korban. Katanya, paman saya mengalami kecelakaan dan sudah meninggal dunia. Dari Bombana saya langsung menuju ke Kolaka Timur,”kata Ardiansyah saat dihubungi hari ini via telepon.

Menurut Ardiansyah, pamannya meninggal dunia setelah mengalami patah tulang leher dan tulang rusuk dalam kecelakaan tersebut.

“Korban baru pertama kalinya membawa truk pengangkut batu. Selama ini, Ia hanya membawa mobil tangki penyiraman,” ucapnya.

Baca Juga : DPRD Koltim Desak PT HK Atasi Debu dan Jalan Licin

Satir dikebumikan pada Senin (9/12/2019) kemarin di peebatasan Kelurahan Ra’ra dan Desa Gunung Jaya, Kecamatan Dangia. Ia meninggalkan seorang istri dan satu anak yang masih berusia 4 tahun.

Kapolsek Ladongi, Ipda Trimo Susanto membenarkan adanya insiden kecelakaan kerja tersebut.

Sementara itu, Yusuf, salah seorang karyawan PT Hutama Karya (PT HK) yang dikonfirmasi melalui pesan whatsapp mengenai peristiwa ini tidak dapat memberikan komentar banyak.

“Maaf kami sedang berduka,”jawabnya singkat.(A)

 


Kontributor : Samrul
Editor : Abd Saban

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib