iklan zonasultra

Tunggakan Kios Tiga Pasar di Kendari Capai Ratusan Juta

Pasar lapulu kendari
Pasar Lapulu

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sejumlah pasar yang dikelola oleh Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Kendari masih menunggak pembayaran kios. Besaran tunggakan itu mencapai Rp150 juta.

Direktur Utama PD Pasar Kota Kendari, Asnar mengungkapkan, tiga pasar yang masih menunggak pembayaran kios yakni Pasar lapulu dengan nilai Rp75 Juta, Pasar Baruga senilai Rp50 juta, dan Pasar Andounuhu sebesar Rp25 juta.

Kata dia, tunggakan pembayaran kios tersebut merupakan tunggakan sejak 2017-2019. Untuk itu, jelang pergantian tahun menuju 2020, pihaknya menargetkan seluruh pedagang yang masih menunggak agar segera menyelesaikan pembayaran kios.

iklan zonasultra

“Kita sudah perintahkan seluruh karyawan dan tim Satgas, untuk membantu melakukan penagihan piutang Pajak Pemanfaatan Kekayaan Daerah (PKD) yang ada di setiap pasar,” ungkap Asnar di ruang kerjanya, Selasa (17/12/2019).

Untuk memaksimalkan pembayaran, Asnar juga berencana datang langsung ke rumah para pedagang yang masih menunggak.

(Baca Juga : Pasar Anduonohu Kendari Kelebihan Kapasitas Pedagang)

“Kami sudah jadwalkan, baik Tim Satgas maupun personel PD pasar yang akan melakukan penagihan,” jelasnya.

Ia melanjutkan, Tim Satgas yang diturunkan sendiri berjumlah 9 personel dan dibantu oleh seluruh personel PD pasar, mulai dari manager hingga elektor seluruhnya turun menjalankan tugasnya masing-masing.

Meskipun begitu, Asnar menyebutkan sudah ada beberapa kios yang sudah tidak bisa ditagih lagi karena kiosnya sudah tidak terpakai sama sekali, sehingga pada 2020 mendatang PD pasar akan menyerahkan kepada pedagang lain.

Sedangkan kepada mereka yang masih menunggak, dan masih dapat terbayarkan, Asnar meminta kepada pedagang untuk membantu pemerintah dalam hal ini PD pasar agar membayar semua kewajibannya baik Jasa harian maupun PKD.

“Karena ini untuk personel juga dan supaya pasar kita terus berjalan dengan normal,” tutupnya. (a)

 


Kontributor : Sri Rahayu
Editor : Kiki
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib